Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan koalisi memilih Arsjad. Salah satunya ialah sosok Arsjad yang dapat merepresentasikan kelompok muda. Said menganggap itu penting. Sebab lebih dari 50 persen pemilih pada Pemilu 2024 mendatang merupakan pemilih muda.
Selanjutnya, kata Said, ia menginginkan kepemimpinan Ganjar ke depan berorientasi pada aspek yang ramah bisnis. Alasannya, Indonesia membutuhkan peran seorang pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Peran Arsjad yang turut membantu sejumlah program ekonomi Jokowi, salah satunya membangun dan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik juga menjadi alasan kuat terpilihnya Arsjad.
“Agenda pembangunan Ganjar Pranowo adalah meneruskan fondasi pembangunan yang telah Presiden Jokowi bangun,” ucap Said. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto




