Ketua Kadin: ICSB Semarang Harus Punya Roadmap Terukur

Walikota dan Kadin Kota Semarang melakukan audiensi. /Foto: Steve Arie.

SEMARANG, 30/1 (BeritaJateng.tv) – International Council for Small Business (ICSB) area Kota Semarang harus memiliki roadmap yang jelas.

Dengan demikian, peran ICSB mengembangkan UMKM di Kota Semarang, tidak tumpeng tindih dengan organisasi lainnya.

Hal itu disampaikan Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara di Semarang, Jumat 28 Januari 2022.

“Kontribusi ICSB terhadap kemajuan UMKM Kota Semarang harus bisa dimaksimalkan agar bisa terprogram untuk naik kelas, maka ICSB harus punya roadmap yang terukur dengan result yang jelas,” terang Arnaz yang juga Penasihat ICSB Area Kota Semarang.

Direktur Area Kota Semarang Nur Fuad menambahkan jika organisasi ini hadir dengan tujuan memajukan UMKM di Kota Semarang.
Karenanya, pihaknya akan mengambil peran sebagai integrator antara pemerintah, peneliti, pendidik, pebisnis dan juga media.
Ditegaskannya, ICSB diperkuat dengan keterwakilan 5 pilar tersebut.

“Program utama ICSB adalah menciptakan local champion yang kompeten dan melahirkan pelaku-pelaku usaha unggul dan sustainable yang tumbuh dari kecamatan-kecamatan di Kota Semarang,” terangnya.

Wakil Direktur Bidang Akademik, Dr Andriyani menambahkan jika local champion bisa diwujudkan dengan kurikulum yang baku dan bisa diaplikasikan dalam bisnis berdasarkan teori dan pengalaman berbisnis yang dipunyai para mentor.
Harapannya, Kota Semarang akan memiliki bank mentor bagi para UMKM.

“Dan pelaku UMKM tidak hanya belajar dengan melihat success story saja, tapi tahu betul process story sebagai seorang pebisnis,” imbuhnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi berpesan agar target ICSB tidak perlu muluk-muluk.
“Tapi coba ciptakan target berapa UMKM yang hendak didampingi dan didampingi hingga sukses,” tegasnya.

Pemkot, kata Hendi, terus berkomitmen mendukung dan akan menfasilitasi dengan tiga program, yakni gratis pengurusan soal perijinan , HAKI dan label HALAL dan memfasilitasi peningkatan packaging yang saleable.

Khusus untuk ICSB, diberikan kepercayaan ICSB untuk membuat 2 program pelatihan bersertifikat d di tahun 2022 ini.

ICSB juga diberi keleluasaan untuk menggunakan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki Pemkot Semarang. “Silahkan jalan dengan dinas-dinas terkait, dan kalau tidak jalan karena ada kendala nanti datang ke saya lagi, kita diskusi Kembali,” pungkas Wali Kota Hendi. (Ak/El)

Tinggalkan Balasan