“Beliau pemimpin yang bukan hanya komandan saat kami berjuang elektoral atau bertempur. Tetapi, juga ideologi dari anak-anak muda yang istilahnya ‘korea’. Beliau sudah banyak melentingkan kader menjadi orang yang bermanfaat,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





