SEMARANG, beritajateng.tv – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengerahkan 105 tim untuk melakukan proses sortir lipat surat suara untuk Pemilu 2024, Rabu 3 Januari 2023. Masing-masing tim terdiri dari lima orang.
Setiap orang yang melakukan sortir lipat terlebih dahulu melalui pemeriksaan oleh petugas kepolisian sebelum masuk gudang logistik KPU Kota Semarang.
Terdapat beberapa ketentuan, seperti tidak membawa benda tajam, barang berbahaya, bolpen, handphone, dan barang lain yang bisa merusak surat suara.
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan, setiap petugas sortir lipat harus memastikan surat suara dalam keadaan baik. Jika terdapat surat suara rusak, petugas sortir lipat harus melaporkan kepada petugas KPU.
“Kami fokus memastikan surat suara dalam keadaan baik. Mereka harus membuka, melihat apakah gambar ada yang buram, warna salah, ada yang bolong, dan sebagainya. Setelah melakukan sortir, kemudian melipat surat suara,” jelas Nanda, sapaannya.
Nanda melanjutkan, satu tim harus menyelesaikan 3.000 surat suara per hari. Pihaknya mempredikai, proses sortir lipat akan selesai dalam 15 hari ke depan.
Sebelumnya, KPU telah memberikan video tutorial cara sortir dan melipat surat suara yang benar melalui grup-grup whatsapp.
Proses Sortir Lipat Surat Suara
Terkait honor, KPU memberikan honor setiap tim berdasarkan jumlah surat suara yang mereka lipat. Besaran honor setiap jenis surat suara berbeda.
“Ada indeksnya untuk masing-masing surat suara. Hari ini sortir lipat untuk surat suara DPRD Provinsi. Untuk honor per surat suara DPR/DPRD Rp 400 per lembar,” jelas Nanda.
Pelaksanaan sortir lipat, lanjut Nanda, berlangsung hingga pukul 16.00. Namun, pada hari pertama ini, pihaknya masih menganalisa apakah waktu tersebut terlalu lama atau justru terlalu cepat.
Pengamanan berlangsung secara ketat selama proses sortir lipat. Tempat istirahat, ibadah, dan toilet berada di luar gudang logistik. Setiap petugas sortir lipat masuk dan keluar ruangan di cek oleh petugas kepolisian. Mereka mendapat larangan membawa logistik Pemilu 2024.
“Termasuk, ketika mereka keluar digeledah lagi, apakah mereka membawa barang-barang yang seharusnya tetap di gudang,” tuturnya.
Pihak kepolisian dan Bawaslu turut mengawasi proses sortir lipat. Area gudang juga telah lengkap menyediakan CCTV. Bahkan, KPU juga memiliki tim pengawas yang mengawasi sortir lipat.
“Surat suara di antar. Mereka tinggal melipat. Nanti, sebelum kembali di cek sama tim pengawas dalam ikatan. Surat suara DPR 10 per ikat. Presiden dan DPD 25,” jelasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah




