UNGARAN, beritajateng.tv – Meski telah menginjak usia setengah abad lebih, energi di atas panggung salah seorang “lady rocker” legendaris tanah air, Mel Shandy, seolah-olah tak pernah memudar.
Setidaknya inilah yang oleh pemilik nama asli Melinda Susilarini ini buktikan sewaktu tampil di panggung “Ungaran Rock Drenaline #2″ di Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu, 22 Februari 2025 malam.
Tak kurang dari 10 lagu yang lady rocker era pertengahan 80 hingga 90-an ini lantunkan. Baik lagu yang pernah ia populerkan sendiri, maupun beberapa lagu yang kolega seangkatannya populerkan.
Semua lagu itu Mel Shandy bawakan lewat aksi panggung yang enerjik, komunikatif, dan masih tetap menghentak. Adrenalin para pecinta musik rock pun tetap menggelegak kendati diguyur hujan lebat.
BACA JUGA: Vakum 20 Tahun, Band Rock Semarang Cleopatra Siap Bangkit Lagi, Rilis Ulang Single Hits ‘Untukmu’
Lady rocker kelahiran Bandung, 26 Seprember 1971 ini mampu memanaskan para pecinta musik rock yang datang tak hanya dari Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Salatiga.
Namun, penonton juga datang dari berbagai kota di Jawa Tengah, dan bahkan datang pula dari Pacitan, Jawa Timur, dan umumnya merupakan para penggemar yang usianya sudah menginjak kepala lima.
Sehingga, penampilan Mel Shandy malam itu sekana-akan menjadi pelepas dahaga bagi mereka yang telah sekian lama merindukan aksi panggungnya.
“Pasti yang hadir malam ini sudah berusia di atas 50 tahun atau setidaknya seangkatan saya dulu,” kata Mel saat menyapa para pecinta musik rock yang hadir.
Mel Shandy tampil bareng talenta muda Kabupaten Semarang
Puncak penampilan Mel Shandy malam itu ialah ketika tampil bareng talenta muda Shinya Kaori, musisi belia Kabupaten Semarang yang masih berusia 15 tahun.
Mel Shandy beberapa kali memberikan apresiasinya, lantaran rentang usia yang begitu jauh. Tetapi, putri Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, ini ternyata mampu mengimbangi.
Pun demikian saat Shinya berduet menyanyikan sejumlah lagu hits Mel Shandy. Antara lain seperti “Bianglala” dan “Ulah Tuan dan Nona” dari album Bianglala yang rilis tahun 1989.
“Shinya Kaori ini luar biasa, karena lagu-lagu saya ini populer di era ayahnya, Mas Bondan. Tapi ia, yang Gen Z, mampu menyanyikannya,” ungkap Mel.
BACA JUGA: Band Rock Asal Semarang The Rebel Launching Single “Jiwa Serigala”, Ini Makna Lagunya!
Apalagi, lanjutnya, dari video-video yang ia lihat, Shinya juga seorang multitalenta: drummer, keyboard, dan vokalis pun oke.
“Ini talent luar biasa, betul-betul lady rocker masa depan,” pujinya.
Shinya Kaori bukan kali ini saja “nge-jam” atau tampil bareng satu panggung dengan sejumlah musisi legendaris tanah air, khususnya para musisi yang bergenre rock.
Selain Mel Shandy, Shinya Kaori sebelumnya juga pernah tampil bareng vokalis Roy Jeconiah (Boomerang) dan juga Heydi Ibrahim (Powerslaves) di Kabupaten Semarang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





