SEMARANG, beritajateng.tv – Tren media sosial belakangan ini tengah dihebohkan dengan kehadiran ramuan ‘ajaib’ yang diklaim sebagai solusi instan melunturkan lemak: diet kopi campur lemon.
Dari TikTok hingga YouTube, para influencer memamerkan resep sederhana ini dengan janji berat badan turun drastis dalam hitungan hari.
Namun, di balik popularitasnya yang meroket, para ahli kesehatan justru mulai menyuarakan peringatan keras.
Bukannya tubuh ideal yang terjadi, tren ini justru akan menyimpan risiko kesehatan yang bisa menjadi bumerang bagi organ pencernaan dan kekuatan gigi penggunanya.
BACA JUGA: Mau Diet Tapi Susah? Berikut Ide Menu Makan Malam yang Nggak Bikin Gendut
Fakta di Balik Klaim “Minuman Ajaib”
Banyak pengguna TikTok dan YouTube meyakini bahwa kafein dalam kopi yang bertemu dengan vitamin C seperti lemon dapat meningkatkan metabolisme secara drastis. Nyatanya, secara medis klaim tersebut belum terbukti.
Menurut dr. Raj Dasgupta, spesialis penyakit dalam, kopi dan lemon memang sehat jika konsumsinya tidak secara bersamaan.
Namun, mencampurnya tidak akan menciptakan zat baru yang bisa melunturkan lemak secara istimewa. Penurunan berat badan yang terasa kemungkinan besar terjadi karena efek kenyang dari air, bukan karena reaksi kimia kedua bahan tersebut.
Tiga Risiko Utama yang Mengintai
Alih-alih langsing, berikut adalah dampak buruk yang bisa terjadi jika Anda sembarangan mengikuti tren ini:
1. Pencernaan Terganggu: Kombinasi sifat asam dari kopi dan lemon adalah musuh utama lambung. Minum ramuan ini saat perut kosong dapat memicu mulas, nyeri lambung, hingga gejala acid reflux.
2. Erosi Gigi: Asam yang pekat dari kedua bahan ini dapat mengikis lapisan enamel gigi. Akibatnya, gigi akan menjadi lebih sensitif dan rentan rusak.
BACA JUGA: Tren Diet Karnivora di Medsos Dinilai Menyesatkan, Ini Bahayanya
3. Efek Kafein Berlebih: Bagi yang tidak terbiasa, asupan kafein yang dipaksakan demi diet justru memicu kecemasan dan gangguan tidur (insomnia).
Saran Ahli Diet





