SEMARANG,beritajateng.tv – 172 Days merupakan film terbaru Indonesia yang kini resmi tayang pada 23 November 2023. Lagu berjudul Rakit dari Nadzira Shafa kini ikut andil menjadi soundtrack dari film tersebut.
Zira membawakan lagu tersebut dengan begitu mendalam. Hal itu karena lagu ini mengungkapkan bagaimana perasaannya yang telah kehilangan orang yang sangat ia cintai.
Dalam artikel ini akan kami bagikan informasi seputar lirik dan maknanya. Dalam lirik lagu “Rakit” yang dibawakan oleh Nadzira Shafa, terungkap bahwa meskipun tubuh orang yang dicintai telah meninggalkan dunia, kenangan yang telah dibangun bersama akan tetap abadi di dalam hati.
Baca Juga: Makna Tragis Lagu November Rain Milik Guns N’ Roses yang Hits Sepanjang Masa
Lirik Lagu Rakit – Nadzira Shafa
Kehilangan cinta…
Bukan sesuatu yang dapat kupinta,
Bukan sesuatu yang mudah kuterima,
Sakit namun harus kurakit,
Begitu pula cintamu…
Yang menghilang dari dunia ini,
Namun tetap tumbuh di hatiku,
Kau cintaku selama nya…
Mencintaimu…
Sebuah anugrah terbesar hidupku,
Tak mudah untuk melupakan dirimu,
Kamu bagian terbaik di hidupku…
Hidup tanpamu…
Bukanlah sesuatu yang mudah untukku,
Berjalan merakit bangunan baru,
Namun kau tetap menjadi pondasiku,
Rindunya…masih terasa sampai detik ini,
Ingin memelukmu tapi tak bisa,
Hanya memeluk kenangan…
Makna Lagu Rakit – Nadzira Shafa
lagu ini memiliki makna yang sangat mendalam, menyampaikan bahwa kehilangan sang suami bukanlah sesuatu yang Zira inginkan. Namun hal itu tidak dapat ia pungkiri karena di luar kendalinya.
Zira hanya bisa berusaha untuk menerima atas apa yang terjadi kepadanya. Meski hal itu tidaklah mudah namun ia yakin bahwa Tuhan tidak akan menguji melebihi batas kemampuannya.
Selain itu isinya juga menggambarkan perasaan Zira yang sampai saat ini merindukannya namun harus mengikhlaskan. Zira hanya bisa memeluk semua kenangan indah bersama mendiang suami Ameer.
Salah satunya adalah melalui novel berjudul 172 Days yang kini berhasil diangkat ke layar lebar dan resmi tayang di bioskop. itulah lirik dan maknanya yang menjadi OST dari film 172 Days.(*)





