SEMARANG, beritajateng.tv – Tim Marching Band SDN Ngaliyan 1, Gita Swara berhasil menjuarai Grand Prix Junior Band (GPJB) atau Piala Presiden 2023, yang digelar di GOR POPKI Cibubur Jakarta Timur, akhir pekan lalu.
Sebagai juara dalam kompetisi tahunan ini, Gita Swara berhasil mengalahkan berbagai tim unggulan lainnya. Tim Marching Band SDN Ngaliyan 1 itu berhak menyandang gelar juara umum setelah unggul dalam 10 nominasi lomba.
Kesepuluh nominasi tersebut antara lain mulai dari juara Field Commander, juara Color Guard, juara Ensamble Music, Pit Instrumen, Divisi Junior, Ensamble Visual, Show & Performance, Teknik Brass hingga juara 2 Solo Horn.
Kepala SDN Ngaliyan 1, Ngatiningsih pun merasa bangga dan terharu atas raihan prestasi yang spektakuler ini. Menurutnya, keberhasilan siswanya tidak lepas dari kerja keras dan latihan yang sungguh-sungguh di bawah bimbingan guru, pelatih dan dukungan penuh dari para orang tua.
“Kami punya tekad yang kuat. Kemudian kami bangun solidaritas, dari pengurus dan sekolah, paguyuban dan anak-anak. Alhamdulillah ditambah juga dengan support dari Dinas Pendidikan, support dari walikota,” ungkapnya saat beritajateng.tv temui di sekolahnya, beberapa waktu yang lalu.
Ningsih sapaan akrabnya mengaku sempat merasa pesimis. Pasalnya, banyak tim yang berasal dari sekitar lokasi seperti Bandung, Banten, dan Jakarta memiliki waktu persiapan lebih lama dibanding rombongannya.
BACA JUGA: Sukses 2 Kali Tampil di Istana RI, Ini Profil Marching Band Gita Bahana Smepsa
Terlebih, perjalanan darat menempuh waktu hingga 9 jam ditakutkan menguras fisik anak-anak sebelum pertandingan. Meski begitu, Gita Swara nyatanya mampu tampil maksimal dan meraih akumulasi poin tertinggi di banding tim lainnya.
“Pasti ada perjuangan sejak titik awal kami bercita-cita ingin memboyong Piala Presiden, dan kami berkomitmen dengan tim, pelatih, pengurus, kerja sama dengan wali murid. Begitu pengumuman juara itu, banyak yang nangis dan sujud syukur,” imbuhnya.
Tim Marching Band SDN Ngaliyan 1 latihan sembilan bulan secara intens
Lebih lanjut, Ningsih menjelaskan jika siswa yang masuk dalam skuad Gita Swara kali ini umumnya telah mengikuti ekstrakulikuler marching band sejak kelas 3 SD. Namun, dalam menghadapi Piala Presiden 2023, tim pelatih lantas mengadakan latihan intens selama 9 bulan.
Selama 9 bulan terakhir, skuad Gita Swara rutin melakukan 4 kali latihan perminggunya.
“Kebersamaan yang solid, latihan yang gigih, keyakinan dari anak-anak. Alhamdulillah di perjalanan itu anak-anak senang karena optimis bisa membawa pulang,” ucapnya.
BACA JUGA: Gita Bahana Smepsa SMP Negeri 1 Semarang Sukses Tampil di Istana RI
Sementara itu, salah satu siswa dan bagian dari Tim Marching Band SDN Ngaliyan 1 tersebut, Azam Aqila Umam tak mampu menyembunyikan kegembiraanya. Meski sempat merasa gugup sesaat sebelum tampil, namun ia akhrinya bisa fokus tampil maksimal.
Ia pun berharap prestasi ini bisa adik kelasnya untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi SDN Ngaliyan 1, khususnya tim Gita Swara.
“Saya senang banget bisa juara 1. Setelah ini semoga murid yang lain bisa meneruskan dengan prestasi lain,” katanya.(*)
Editor: Farah Nazila





