DEMAK, 27/3 (beritajateng.tv) – ‘Posonan’ identik dengan pesantren kilat yang menjadi icon kegiatan pondok pesantren di tanah Jawa pada setiap bulan puasa, dimana di dalamnya penuh dengan kajian berbagai kitab kuning untuk menambah hazanah keilmuan Islam.
Adapun pengkhususan waktu di bulan puasa adalah untuk meningkatkan ‘amal saleh’ demi meraih kemuliaan bulan yang penuh Berkah itu.
Bagi Bawaslu Demak amal saleh diwujudkan dalam kegiatan positif yang bisa memberi manfaat kepada sesama. Karenanya Bawaslu Demak untuk ke tiga tahun ini selalu menggelar Posonan dalam setiap bulan puasa. Tentu kajiannya bukan kitab kuning, akan tetapi tetap dalam koridor memberikan manfaat bagi sesama.
“Ini salah satu ikhtiar kami dalam membeikan edukasi poltik bagi masyarakat,” papar Khoirul Saleh Ketua Bawaslu Demak, Senin (27/3/2023).
Dalam sambutan pembukaannya, Khoirul berharap kegiatan tersebut bisa mewarnai fungsi strategi pengawasan sehingga masyarakat tersadarkan untuk bersama Bawaslu mengawasi setiap tahapan pemilu.
Komitmen Bawaslu Demak ini, ditunjukkan dengan menghadirkan para pakar kepemiluan sebagai Nara Sumber. Bahkan pada posonan perdana Bawaslu menghadirkan tokoh nasional yang pernah berkiprah langsung dalam memberikan arah kebijakan pengawasan pemilu, seperti Bambang Eka Cahya ketua Bawaslu RI Periode 2011 -2012 dan Abhan Ketua Bawaslu RI Periode 2017-2018.
“Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana kegiatan Posonan ini disiarkan langsung, live Streaming lewat kanal Youtube Bawaslu Demak. Sejak tanggal 27 Maret 2024 selama kurang lebih setengah bulan,” pungkas Ketua Bawaslu kabupaten Demak. (*)
Editor: Elly Amaliyah





