HeadlineNews UpdateOlahraga

Lima Hal Unik di Ajang 11th ASEAN Para Games 2022

×

Lima Hal Unik di Ajang 11th ASEAN Para Games 2022

Sebarkan artikel ini
Tim Para Badminton beregu putra meraih medali emas pada hari pertama. Indonesia unggul dari Thailand dan Vietnam.

Sebanyak 10 mitra pengemudi dimana tiga di antaranya merupakan penyandang disabilitas pun turut menyukseskan ASEAN Para Games untuk membantu mobilitas panitia selama perhelatan berlangsung.

Salah satu volunteer mengaku bangga sekali bisa melihat saudara yang juga disabilitas seperti saya ini, membawa nama harum Indonesia. Mereka menularkan semangat untuk saya pribadi, agar tidak hanya berdiam diri di rumah. Orang-orang yang memiliki keterbatasan juga bisa berprestasi dan berkarya.

“Kami berterima kasih pada Grab dan OVO yang telah memberikan kesempatan luar biasa ini. Saya juga senang sekali bisa berkontribusi dan melihat secara langsung perjuangan atlet disabilitas di event ini,’’ tutur Solikin, Mitra Pengemudi GrabBike disabilitas Solo.

3. Kontingen Indonesia di Puncak Klasemen, Pecahkan Rekor Angkat Beban Putri

Pada hari pertama (31/7) lalu, Indonesia mengamankan dua medali emas dari cabang tenis meja dan badminton.

Tim Para Tenis Meja nomor beregu putri kelas TT8 yang diperkuat oleh Suwarti, Hamida, dan Siti Fadilah unggul 2-0 atas Thailand. Sedangkan tim beregu putra Para Badminton berhasil mempersembahkan medali emas setelah mengalahkan Thailand dan Vietnam dengan skor 3-0.

Medali emas kembali didulang dengan kemenangan dari kontingen Indonesia di cabor Para-Renang, Para-Angkat Beban, Para-Atletik, dan Judo Tuna Netra pada hari-hari berikutnya. Per 3 Agustus 2022, Indonesia telah mengumpulkan 78 medali emas dari 9 cabang olahraga dan menjadikan Indonesia ada di puncak klasemen.

Satu momen membanggakan yang juga dicapai oleh atlet Indonesia adalah rekor yang berhasil diukir oleh lifter Ni Nengah Widiasih di ajang Para Games 2022. Atlet berusia 29 tahun tersebut memecahkan rekor tersebut melalui angkatan pertamanya di kelas 45 kg dengan berat 97 kg berhasil diraih saat final.

4. Armada Kendaraan Elektrik untuk Mobilitas Panitia