LPS Raih Tiga Penghargaan di Ajang Human Capital Award 2022

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meraih tiga penghargaan Economic Review dari Human Capital Award 2022. (LPS)

JAKARTA, 6/9 (beritajateng.tv) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meraih tiga penghargaan dari Economic Review Human Capital Award 2022.

Yaitu, 1st The Best Human Capital kategori Government Company, Juara Umum 3 2022 kategori Overall Industries dan The Best Human Capital Director 2022.

Direktur Eksekutif Sumber Daya Manusia dan Administrasi LPS Didi Prakoso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menghargai upaya perbaikan dan penguatan SDM di LPS.

“Penguatan ini tidak terlepas dari dukungan yang kuat dari Ketua dan segenap Anggota Dewan Komisioner LPS serta unit kerja terkait dan tentunya dari seluruh pegawai LPS. Mudah-mudahan ini menjadi dorongan untuk kami guna terus memperbaiki dan memperkuat SDM di lembaga kami,” ujar Didi Prakoso di acara puncak pemberian penghargaan Economic Review Human Capital Award 2022, dihelat di Jakarta, belum lama ini.

Adapun, latar belakang LPS melakukan penguatan sistem pola kerja, salah satunya dikarenakan pandemi Covid-19. Dimana LPS mengubah pola kerja konvensional dengan sistem kerja Flexible Working Arrangement (FWA), tentunya dengan disertai peningkatan di berbagai sistem, seperti sistem pola kerja, sistem absensi pegawai, monitoring lokasi pegawai, laporan pertanggungjawaban pegawai dan lain sebagainya.

“Kami pun terus memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dengan tujuan agar para pegawai tetap bisa bekerja optimal,” jelas Didi.

Kemudian, hampir 80 persen pegawai LPS adalah kalangan milenial, ini juga termasuk dimana LPS menjaga agar mereka senantiasa nyaman dan produktif dalam bekerja. Oleh karenanya LPS menetapkan Employee Value Proposition (EVP) atau sistem dimana mereka bisa seterusnya bekerja di LPS.

LPS juga memberikan peluang seluas-luasnya untuk pengembangan pegawai. Baik itu melalui pendidikan formal maupun program beasiswa di luar negeri dan program pengembangan kompetensi pegawai baik hard maupun soft skill dengan jalan bekerja sama dengan lembaga atau institusi terkait.

“Dalam keadaan krisis seperti adanya pandemi, hal tersebut tidak menyurutkan kami untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, kami ingin menjadikan LPS sebagai rumah kedua bagi pegawai, jadi meninggalkan rumah untuk mengabdi itu bukanlah beban,” tutupnya. (*)

editor: ricky fitriyanto

Leave a Reply