Lirik lagu yang memuat baris-baris seperti “Jadi lupakan kegelapan, kita masih bisa menemukan jalan / ‘Karena tidak ada yang bertahan selamanya, bahkan hujan November yang dingin,” merupakan cerminan dari kesedihan dan kehilangan yang Axl Rose dan bandnya rasakan setelah kematian Smith.
Terlepas dari asal muasal lagu tersebut yang tragis, lagu ini telah menjadi lagu klasik yang masih warga seluruh dunia putar.
BACA JUGA: Viral Dugaan Lagu ‘Hello Kuala Lumpur’ Jiplak ‘Halo-Halo Bandung’, Begini Tanggapan Menko PMK
Bagaimana tidak, lirik yang emosional dengan iringan melodi yang kuat menciptakan suatu karya yang kuat di telinga publik. Terlebih, suara gitar elektriknya yang masih eksis netizen dengarkan di streaming musik.
Kisah di balik November Rain adalah pengingat bahwa karya seni yang paling indah dan kuat pun bisa memiliki asal usul yang tragis.(*)





