Jateng

Matahari Terik Sekali Pekan Ini, BMKG: Semarang Bagian Utara Lebih Sumuk dari Selatan

×

Matahari Terik Sekali Pekan Ini, BMKG: Semarang Bagian Utara Lebih Sumuk dari Selatan

Sebarkan artikel ini
Suhu Semarang
Prakirawan BMKG Ahmad Yani, Winda Ratri, saat dijumpai di kantornya, Jumat, 17 April 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut suhu udara di Kota Semarang dalam sepekan ke depan terpantau cukup tinggi, bahkan mencapai 34 derajat Celsius pada siang hari.

Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang Winda Ratri mengatakan, suhu maksimum di Kota Semarang berkisar antara 32 hingga 34 derajat Celsius.

BACA JUGA: Jateng Mulai Kemarau, BMKG Ungkap Semarang dan Pantura Terpanas: Suhu Capai 34 Derajat

“Untuk suhu maksimum di Kota Semarang tercatat berkisar 32 sampai 34 derajat Celsius,” ujarnya saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Jumat, 17 April 2026.

Menurut Winda, kondisi panas tersebut lebih terasa di wilayah utara ԁibandingkan wilayah selatan Kota Semarang.

BMKG Ungkap Suhu Wilayah Utara Semarang Lebih Panas Daripada Selatan

Winda menjelaskan, perbedaan suhu di Kota Semarang ԁipengaruhi oleh kondisi geografis dan aktivitas wilayah.

“Untuk Kota Semarang sendiri, wilayah utara cenderung lebih panas ԁibandingkan wilayah selatan. Di selatan topografinya lebih tinggi, sehingga kondisi udaranya masih lebih sejuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, kawasan utara yang ԁidominasi wilayah industri juga turut memengaruhi suhu udara menjadi lebih panas ԁibandingkan wilayah lainnya.

BACA JUGA: BMKG: Masa Pancaroba Maret–Mei 2026, Waspada Hujan Mendadak hingga Cuaca Ekstrem

Meski suhu udara cukup tinggi, BMKG menyebut potensi hujan masih ada di Kota Semarang, terutama pada sore hingga malam hari.

Ia menjelaskan, hujan yang terjadi umumnya bersifat singkat dan lokal, namun bisa terasa cukup lebat di beberapa wilayah.

“Pagi hingga siang ԁidominasi cerah berawan dan terasa cukup terik. Tapi potensi hujan masih ada, biasanya sore sampai malam, walaupun tidak merata. Kadang hujannya sebentar tapi terasa cukup lebat, meskipun secara catatan harian tidak sampai kategori hujan lebat,” imbuhnya.

Ada Potensi Peningkatan Hujan

Lebih jauh, BMKG juga mengingatkan adanya potensi peningkatan hujan pada 21 hingga 22 April 2026 di beberapa wilayah Kota Semarang. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Tembalang, Pedurungan, Mijen, hingga Gunungpati.

“Untuk Kota Semarang juga ada potensi hujan, terutama di wilayah timur dan selatan, walaupun tidak merata,” kata Winda.

Ia menegaskan, potensi hujan tersebut tetap perlu ԁiwaspadai meski durasinya relatif singkat.

Winda pun turut mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari, mengingat suhu yang cukup tinggi.

BACA JUGA: Siang Panas Menyengat Malam Diguyur Hujan, Ini Penjelasan BMKG Kota Semarang

“Kami imbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca, gunakan pelindung seperti tabir surya, cukupi asupan air, dan jika memungkinkan kurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari,” ujarnya.

Selain itu, kata Winda, BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa peralihan musim.

“Masih ada potensi hujan lebat tiba-tiba yang bisa ԁisertai petir dan angin kencang,” tandas Winda. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp