“Dari semua warung ikan bakar maupun pemancingan di Desa Sumurup hanya tempat saya yang menu ‘bakarannya’ pakai biji wijen,” jelasnya.
Sari menambahkan, semua jenis ikannya ia beli langsung dari para nelayan Rawapening dalam kondisi masih hidup. Sehingga, ikan-ikan yang ia olah tentu masih segar.
“Pada hari biasa, rata-rata bisa menghabiskan 15 kilogram berbagai jenis ikan. Pada akhir pekan dan hari Minggu bisa lebih dari 50 kilogram,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





