“Kalau dulu lebih ramai, sekarang banyak tempat nongkrong baru,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pemilik warung burjo di Semarang, Hendriansyah, mengatakan, membuka usaha di sekitar kampus menjadi peluang baru pasca COVID-19. Proses pembelajaran yang tidak lagi daring menjadikan mahasiswa menjadi target pasar yang menjanjikan.
BACA JUGA: Waduh, 11 Sekolah di Kota Semarang Tidak Punya Kepala Sekolah Tetap
Hendriansyah sendiri baru saja membuka satu cabang baru warung burjo di Tembalang pada akhir tahun 2023.
“Memang sekarang banyak warung makan baru, karena prospeknya cukup menjanjikan, tapi memang kalau nggak bisa bersaing ya bakal kalah,” ucapnya.(*)
Editor: Farah Nazila





