Gaya Hidup

Menikmati Masa Senja Bahagia, Kehidupan Para Lansia Tetap Aktif dan Produktif

×

Menikmati Masa Senja Bahagia, Kehidupan Para Lansia Tetap Aktif dan Produktif

Sebarkan artikel ini
penghuni wisma lansia harapan asri
Para penghuni Wisma Lansia Harapan Asri yang saling berinteraksi saat akan melakukan kegiatan ibadah. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Di sebuah sudut Kota Semarang, tepatnya di Wisma Lansia Harapan Asri di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, suara obrolan para lansia terdengar bersahutan saling sapa. Di tempat ini, usia senja tidak termaknai sebagai akhir perjalanan, melainkan babak baru untuk menikmati hidup.

Bagi Hanogo Djati Utomo, salah satu penghuni Wisma Lansia Harapan Asri, hari-harinya kini jauh berbeda dibanding masa produktif saat masih bekerja.

Pria lansia berusia 85 tahun itu menutuskan membeli satu bangunan di wisma pada Agustus 2022. Namun, ia baru menghuni wisma tersebut bersama istrinya pada 2024 setelah Hanogo menutup usaha bengkelnya di Kabupaten Pati.

Sayangnya, pada tahun 2025, sang istri meninggal dunia karena sakit. Sejak saat itu, Hanogo tinggal sendiri. Namun, ia mengaku tidak kesepian karena banyak teman-teman lansia di wisma untuk mengisi waktu bersama.

“Ini banyak teman. Kalau siang ngobrol-ngobrol, main kartu. Sore habis makan ngobrol lagi. Olahraga. Karaoke juga dua kali di sini,” ujarnya sambil tersenyum saat beritajateng.tv temui di Wisma Lansia Harapan Asri belum lama ini.

Hanogo mengaku menikmati kehidupan baru yang lebih santai. Jika dulu hidupnya diatur oleh jadwal kerja dari pagi hingga sore, kini setiap hari terasa seperti hari libur.

“Dulu setiap hari kerja dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Kalau dulu senang ada tanggal merah. Sekarang semua [tanggal] merah di sini,” katanya sambil bercanda.

BACA JUGA: Lansia di Blora Meninggal Mendadak Saat Bertamu, Sempat Ngeluh Pusing dan Sakit Kepala

Namun, di balik suasana hangat dan penuh aktivitas tersebut, ada peran penting para perawat yang bekerja dengan pendekatan berbeda dari dunia rumah sakit.

Bagi Marlin Tei, perawat yang sudah bekerja di Wisma Lansia Harapan Asri sejak 2017, merawat lansia bukan sekadar memberikan obat atau memeriksa kondisi kesehatan.

Menurut Marlin, perbedaan paling mendasar antara rumah sakit dan wisma lansia terletak pada tujuan perawatannya.