SEMARANG, 3/2 (Beritajateng.tv) – Pembangunan Jembatan Juwana di Kabupaten Pati, Jawa Tengah menimbulkan kemacetan parah di jalan pantura Pati-Rembang.
Kemacetan panjang tersebut para pengguna jalan keluhkan, dan kemacetan panjang tersebut tampaknya masih akan berlangsung lama. Pasalnya, penggantian jembatan di Juwana yang terbakar pengerjaannya baru akan selesai pada April mendatang.
Persoalan kemacetan tersebut sempat membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sewot saat wartawan tanyai pada Selasa (31/1/2023) lalu.
Peristiwa tersebut terjadi usai acara pemusnahan rokok ilegal di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah. Ganjar saat itu jurnalis kelilingi dari berbagai media.
Ganjar Tanggapi Reporters Lingkar TV
Reporter Lingkar TV, Fajar Mu’ti kemudian meminta tanggapan Ganjar soal kemacetan parah di jalur Pati-Rembang, khususnya di Juwana.
Bukannya menjawab dengan jelas layaknya seorang pejabat, orang nomor satu di Jawa Tengah itu justru bertanya balik kepada jurnalis tersebut dengan nada melecehkan.
“Pak Gub soal macet Juwana Pak,” tanya jurnalis
“Persmu opo? mediamu opo? (Persmu apa? mediamu apa?),” tanya Ganjar.
“Lingkar pak,” jawab jurnalis tersebut.
“Mediamu wae ra cetho kok (mediamu saja tidak jelas kok),” jawab Ganjar sambil menunjuk jari ke jurnalis tersebut, dia kemudian memalingkan muka dan menghindar.
Sebelumnya, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro kepada wartawan menyebutkan pekerjaan penggantian jembatan targetnya rampung lebih cepat. Yaitu diharapkan selesai 1 April 2023 dari target sebelumnya 15 April 2023.
“Awalnya targetnya minggu kedua April, 15 April 2023, sudah bisa didorong maju Insya Allah 1 April sudah bisa,” imbuh katanya.
BACA JUGA: Kaesang Bakal Maju DPR RI Lewat Dapil V, Ganjar Pranowo: Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng
Kepala Dishub Jateng itu mengatakan, selain pekerjaan jembatan di Juwana, juga ada perbaikan jalan di Batangan. Perbaikan jalan di dua lokasi itu yang memicu kemacetan parah pada pekan lalu.
Menurut Henggar, perbaikan jalan di Batangan sekitar 5,4 kilometer dan pengerjaannya secara bertahap. Target perbaikan jalan itu selesai pada 12 April 2023.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelumnya meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan Pantura Pati-Rembang, karena pembangunan jembatan Juwana mengganggu jalur transportasi. Ia memastikan akan terus memantau proyek jembatan Juwana agar selesai sesuai target, yakni April 2023.
“Kami minta maaf karena jalur transportasinya harus pindah dulu. Mohon dukungan masyarakat, sabar dulu hingga April. Mereka (pelaksana proyek) akan mempercepat, insyaallah April selesai, dan nanti lancar lagi,” kata Ganjar seusai mengecek progres pembangunan jembatan Juwana, Kabupaten Pati, Rabu (11/1/2023).
Progrews Pembanguna Jalan Juwana
Sejauh ini, lanjutnya, progres pembangunan jembatan Juwana cukup bagus. Hanya, proses pembangunan sempat terkendala tingginya debit air Sungai Silugonggo.
Jembatan Juwana sisi utara sempat terbakar pada Mei lalu. Imbasnya, kondisi melengkung, dan jembatan yang berusia 50 tahun lebih itu harus tutup.
Pembangunan jembatan sempat akan mulai pada Juni 2022 lalu, namun, tertunda karena belum siapnya jalur alternatif. Hingga pada akhirnya Juli 2022, proses pekerjaan bangunan Jembatan Juwana sebelah utara berjalan.
Keluhan terkait pembangunan jembatan Juwana yang membuat macet jalur Pati-Rembang, sempat viral di media sosial pada November 2022 lalu. Video yang viral itu mengeluhkan pembangunan Jembatan Juwana yang tidak kunjung selesai.
Dalam video itu juga tertulis perbandingan dengan solusi kemacetan akibat pembangunan Jembatan Wonokerto, Demak, dengan melewati tol Semarang-Demak. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





