SEMARANG, beritajateng.tv – SMP Negeri (SMPN) 11 Semarang menggelar acara yang penuh dengan nuansa toleransi dan kebhinekaan dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, Jumat 29 September 2023. Berlangsung di halaman sekolah, puluhan siswa beragama Kristen dan Katholik berkesempatan menampilkan paduan suara sesaat sebelum kegiatan.
Pada kesempatan ini, kelompok paduan suara tampil membawakan beberapa lagu tentang toleransi. Tak lupa, mereka juga mengucapkan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW kepada siswa yang beragama Islam.
Kepala SMP Negeri 11 Semarang, Dwi Astuti Indriyanti mengatakan perayaan Maulid Nabi dengan tema toleransi dan kebhinekaan telah digelar selama dua tahun terakhir. Pihaknya sengaja mengangkat tema itu demi mengembalikan karakter dan keberagaman pada generasi muda, khususnya pada siswa SMP Negeri 11 Semarang.
“Toleransi yang saya tekankan bahwa kita boleh berbeda-beda, berbeda paham, berbeda agama, berbeda suku, tapi kita tetep orang Indonesia maka harus menjaga kesatuan persatuan yang dimulai dari di sekolah,” katanya seusai acara.
BACA JUGA:Siswa SMP Negeri 3 Semarang Raih Emas di Asian Junior Wushu Championship
Dwi Astuti menyebut, melibatkan siswa beragama Kristen dan Katholik dalam perayaan Maulid Nabi dapat menumbuhkan rasa kepedulian, rasa menghormati, dan rasa memiliki meski dengan agama yang berbeda.
“Jadi, kedepannya harapan kami supaya anak-anak SMP Negeri 11 Semarang lulus dari sini bisa menjadi anak yang berkarakter baik. Tidak ada nama fanatik sempit, fanatik boleh tapi jangan sempit,” imbuhnya.
Mengajarkan toleransi ke siswa
Pada kesempatan ini, kelompok paduan suara berkesempatan membawakan beberapa lagu tentang keberagaman Indonesia. Barulah setelah penampilan paduan suara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan rebana dan shalawat.
Nantinya, kata Dwi Astuti, mereka berencana menggelar acara serupa pada perayaan Natal di bulan Desember nanti. Tujuannya sama, yakni untuk merajut kebersamaan antar umat beragama.
“Ini kan baru perayaan agama islam yaitu Maulid Nabi. Nanti bulan Desember ada Natal, rencana kami dari Natalan itu akan ada acara seperti ini dengan tema iklim kebhinekaan,” tandasnya.
Sementara itu, Muhan Maulana, siswa kelas 7 yang juga anggota paduan suara mengaku senang sekaligus terharu dapat tampil di hadapan warga sekolah. Meski sempat gugup, Muhan berhasil membawakan sejumlah dengan sukses.
BACA JUGA:SMPN 45 Semarang Desak Penambahan Fasilitas Agar Bisa Urus Akreditasi
Benectictus Dhika, siswa kelas 9 juga menyampaikan hal yang sama.
“Sangat senang karena bisa mengucapkan selamat Maulid Nabi Muhammad ke teman-teman muslim, sebagai bentuk toleransi,” ucapnya.(*)
Editor: Farah Nazila





