BLORA, beritajateng.tv – Blora kembali menjadi tuan rumah pameran pernikahan terbesar di eks Karesidenan Pati, yaitu Blora Wedding Festival 2025.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini berlokasi di Gedung Larasati Blora, terikuti oleh puluhan vendor pelaku industri kreatif dari Kabupaten Blora.
Dengan tema “Sasmitaning Lembayung,” yang berarti “Senja Hangat,” panitia berharap festival ini untuk menciptakan suasana hangat dan menarik di industri pernikahan di Blora, agar selalu masyarakat minati.
Sebanyak 50 vendor berkumpul untuk memamerkan produk dan layanan mereka. Menjadikan acara ini sebagai momentum penting bagi para calon pengantin dan penyedia jasa pernikahan.
BACA JUGA: Wacana Royalti Musik Bikin Resah Wedding Organizer, Calon Pengantin Ikutan Gelisah
Nesya Larasati, Ketua Panitia Blora Wedding Festival 2025 dan pemilik Gedung Larasati, mengungkapkan, pameran ini merupakan yang terbesar di eks Karesidenan Pati dan berlangsung untuk kedua kalinya setelah vakum setahun lalu.
“Festival ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga memberikan semangat dan ilmu bagi anak muda di Blora, dan juga membuka wawasan bagi masyarakat Blora khusunya bahwa wedding merupakan penggerak ekonomi di blora,” ungkap Nesya, Jumat 21 Agustus 2025 malam.
Acara ini juga menampilkan talk show dari para vendor pelaku ekonomi kreatif dan narasumber TikToker kreatif wedding dari Kota Semarang.
Menurut Nesya, usaha wedding organizer di Blora kini semakin diminati, menjadikannya sebagai salah satu penggerak ekonomi di daerah tersebut.
BACA JUGA: Luxury Wedding Expo Renaissance Romance 2025 Dongkrak Industri Pernikahan di Semarang: Konsep Megah-Modern
Wakil Bupati Blora membuka acara ini. Ia memotong rangkaian bunga, dilanjutkan dengan penampilan seni tari kreatif.
Suasana semakin meriah ketika Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, naik panggung untuk menyanyikan sebuah lagu. Momen tersebut semakin meriah dengan joget Forkopimda dan semua tamu undangan. (*)
Editor: Farah Nazila





