SEMARANG, beritajateng.tv – Tahun ini memang banyak sekali film horor Indonesia yang berhasil menarik banyak perhatian. Salah satunya yaitu berjudul Siksa Kubur sebuah film horor terbaru yang tayang di bioskop.
Bagi kamu yang sudah menyaksikan film horor Siksa Neraka, mungkin akan memiliki sedikit gambaran mengenai film horor yang satu ini. Ya film tersebut tidak jauh berbeda dengan film Siksa Neraka yang mengilustrasikan tentang kehidupan setelah meninggal dunia.
Berikut ini akan beritajateng.tv bagikan hasil review film tersebut. Kamu dapat membaca review ini sampai selesai sebelum kamu menyaksikan langsung film horor yang satu ini di bioskop.
BACA JUGA: Rilis Poster Film Horor Terbaru 2024 Berjudul Cerita Sofi, Begini Sinopsisnya
Review Film Siksa Kubur
Kameranya Liar
Instruksi pengarah adegan dari Joko Anwar bersama sinematografer Ical Tanjung menjadi poin menarik utama dalam film ini. Mereka menggunakan sudut pandang kreatif untuk menghadirkan momen-momen tegang, mulai dari luar hingga dalam kuburan.
Hal ini mungkin menjadi alasan utama untuk menonton Siksa Kubur.
Sinopsisnya, Lebih Sederhana
Adil dan Sita adalah saudara yang kehilangan orang tua mereka karena serangan bom bunuh diri, meninggalkan mereka dengan keyakinan yang rapuh dan sebuah kaset misterius. Saat mereka dewasa, Sita meminta bantuan kakaknya untuk membuktikan kebenaran hukuman siksa kubur melalui seseorang yang mereka kenal dekat dan dianggap kejam.
BACA JUGA: Kenapa Film Horor Kiblat Tidak Boleh Tayang di Bioskop? Begini Alasannya
Naskahnya Simpel
Namun, skenario yang Joko Anwar tulis ini masih terkesan sederhana dan kaku dalam menyusun percakapan yang terasa alami antara karakternya. Untungnya, penjiwaan dan ekspresi para bintang yang terlibat sangat membantu untuk memperbaiki hal tersebut.
Efek Visualnya Campur Aduk
Efek visual dalam momen horor yang ditampilkan masih memiliki potensi untuk lebih menakutkan, terutama pada adegan yang menggunakan CGI. Namun, keberhasilan film ini terletak pada penyuntingan cepat dan penuh ketegangan yang berhasil menyelamatkan penggunaan CGI tersebut.





