Jateng

Meski Diserang Hama, Kabupaten Semarang Tetap Surplus Beras 30 Ribu Ton di 2025

×

Meski Diserang Hama, Kabupaten Semarang Tetap Surplus Beras 30 Ribu Ton di 2025

Sebarkan artikel ini
ngesti nugraha
Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha usai mengikuti acara Panen dan Pengumuman Swasembada Pangan, bersama Presiden Prabowo secara daring, di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu, 7 Januari 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

“Baik melalui edukasi pertanian organik dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia ke penggunaan pupuk organik maupun edukasi untuk meningkatkan produktivitas lainnya,” jelasnya.

Kemudian juga melalui pengembangan beras organik bersama dengan gapoktan Al Barokah di Desa Ketapang. Termasuk penyiapan alat mesin pertanian (alsintan) moderen.

“Saat ini sudah ada 11 set alsintan moderen yang dipinjamkan secara gratis untuk para petani, di 11 kecamatan, yang ada di Kabupaten Semarang,” lanjutnya.

BACA JUGA: Produktivitas Naik Drastis, Padi Semi Organik di Desa Kemetul Semarang Capai 6,9 Ton

Keberadaan alsintan moderen ini, masih jelas bupati, sangat membantu para petani dalam upaya mendorong produktivitas dan meningkatkan hasil panennya.

Terlebih, untuk saat ini tenaga kerja di bidang pertanian cukup sulit di Kabupaten Semarang. “Alsintan ini cukup membantu baik dari sisi tenaga efisiensi biaya produksi,” tegasnya.

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno menambahkan, terkait dengan upaya peningkatan indeks produktivitas melalui luas tambah tanam (LTT), Pemkab Semarang mengikuti target Kementerian Pertanian.

Hanya saja, lanjutnya, di Kabupaten Semarang tantangannya adalah organisme pengganggu tanaman (OPT) yang cukup luar biasa. Karena adanya kerusakan ekosistem yang mengganggu keseimbangan alam.

“Oleh karena itu ke depan, Dispertanikap juga akan mendorong para petani menjadi garda terdepan penjaga ekosistem. Melalui laku baik dalam mengelola alam pendukung keseimbangan alam,” tegasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp