SEMARANG, beritajateng.tv- Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) resmi membuka Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026.
Berdasarkan Pengumuman Nomor SEK-1140.KP.02.01 Tahun 2025, KemenHAM mulai membuka pendaftaran seleksi PPPK pada Rabu, 7 Januari 2026.
Melalui rekrutmen ini, KemenHAM memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang hak asasi manusia.
Serta membuka peluang bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan jabatan.
Dengan demikian, kementerian berharap dapat menghadirkan sumber daya manusia profesional yang mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi secara optimal.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Rincian Formasi dan Jabatan PPPK KemenHAM
Pada seleksi tahun ini, KemenHAM menyediakan total 500 formasi yang tersebar di unit pusat serta kantor wilayah di seluruh Indonesia.
Melalui formasi tersebut, KemenHAM berupaya memenuhi kebutuhan pegawai sesuai bidang tugas masing-masing.
Adapun jabatan yang tersedia meliputi Analis SDM Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, Apoteker Ahli Pertama, Penata Layanan Operasional, serta Pengelola Layanan Operasional.
Analis SDM Ahli Pertama menjadi formasi terbanyak dengan alokasi 242 posisi.
Selanjutnya, Penata Layanan Operasional tersedia sebanyak 108 formasi, Perencana Ahli Pertama 82 formasi, Pengelola Layanan Operasional 66 formasi, dan Apoteker Ahli Pertama sebanyak dua formasi.
Setiap pelamar hanya dapat mendaftar pada satu jabatan dan satu unit kerja penempatan.
Cara Pendaftaran dan Persyaratan Seleksi
Untuk mengikuti seleksi, pelamar wajib mendaftar melalui laman https://sscasn.bkn.go.id dengan membuat akun menggunakan NIK sesuai data kependudukan.
Setelah itu, pelamar memilih formasi PPPK KemenHAM 2026 dan melengkapi biodata yang diminta.
Kemudian, pelamar mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan, seperti surat lamaran, ijazah, transkrip nilai, serta bukti pengalaman kerja.
Setelah memastikan seluruh data benar, pelamar dapat mengirim pendaftaran dan mencetak kartu pendaftaran.





