“Sekarang lebih banyak carinya tenaga kerja yang punya skill. Misalnya las, menjahit, spa, massage, hingga cleaning service di perhotelan. Jadi kalau ada minat, harus mulai asah keterampilan dari sekarang,” katanya.
Wajib cari agensi penyalur tenaga kerja yang legal
Selain keterampilan, Nindya mengingatkan soal jalur penempatan kerja di Eropa yang aman. “Tipsnya yang pertama adalah cari perusahaan resmi atau legal. Sekarang kan pemerintah sudah sediakan pusat informasi di Dinas Tenaga Kerja, BP2MI, atau situs KP2MI. Di sana ada daftar P3MI yang resmi,” jelasnya.
Ia menegaskan, jangan mudah percaya pada pihak yang tidak berizin. “Paling aman ya langsung daftar ke P3MI yang resmi. Jangan sampai terbujuk rayuan calo,” tegasnya.
Meski belum setenar Jepang atau negara Asia lainnya, peluang kerja ke Eropa dinilai masih besar.
“Informasi tentang Eropa memang belum banyak. Kualifikasi yang diminta juga tinggi. Jadi saat ini masih istilahnya babat alas, baru mulai. Tapi peluangnya sebenarnya besar,” pungkas Nindya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





