Sementara itu, kuota CMB di SMAN 2 Semarang telah terisi sebanyak 433 murid yang terdiri dari 204 murid jalur domisili, 130 dari jalur prestasi, 78 melalui jalur afirmasi dan 21 dari mutasi.
Jarak terdekat domisili murid dari SMAN 2 Semarang adalah 59 meter dan yang terjauh 615 meter. Data tersebut hampir sama dengan tahun sebelumnya.
Panitia SPMB SMAN 2 Semarang juga telah melakukan evaluasi setiap selesai pendaftaran ulang agar sistem pelayanan lebih maksimal.
Terdapat sedikit kendala terkait administrasi CMB yang kurang lengkap di hari pertama pada Senin, 23 Juni 2025. Namun, kendala tersebut dapat pihak panitia SPMB SMAN 2 Semarang atasi.
“Lancar, tapi di hari pertama yang jadi kendala itu dokumen-dokumen murid yang kurang lengkap. Fotokopi kurang satu, tidak membawa map,” ujarnya.
“Itu kan hal biasa yang tidak terlalu menjadi masalah yang pelik bagi panitia,” kata Khoiri.
Harapan untuk murid baru di SMAN 2 Semarang
Dengan masuknya murid baru di SMAN 2 Semarang, Khoiri berharap para murid dapat berprestasi dengan bekal budaya dan karakter yang dimiliki sekolah.
“Harapannya tentu meningkatkan prestasi yang sudah diraih pada tahun lalu. Kemudian bisa membawa karakter yang kuat sesuai dengan visi dan misi SMAN 2 Semarang. Intinya menjadi anak yang berbudaya,” tuturnya.
BACA JUGA: SPMB Transparan, SMAN 1 Semarang Pastikan Tak Ada Jalur Belakang
Khoiri yang juga menjabat sebagai Waka Kesiswaan SMAN 2 Semarang juga menegaskan bahwa pendidikan karakter murid akan dimulai dari pendidikan agama dan kepatuhan sesuai keyakinan masing-masing. (*)
Editor: Farah Nazila





