SEMARANG, beritajateng.tv – Kasus pembunuhan Subang baru-baru ini kembali mencuat. Banyaknya lima pelaku sudah ditetapkan oleh kepolisian dalam kasus mengenaskan tersebut.
Lima pelaku pembunuhan Subang itu beranjak dari M. Ramdanu atau Danu yang menyerahkan diri sebagai pelaku eksekusi korban.
Sebagaimana kita ketahui, pembunuhan Subang ini terjadi pada Rabu, 18 Agustus 2021 silam. Pada saat itu, belum pasti siapa yang menjadi tersangka atas kematian ibu dan anak itu.
Adapun jenazah ibu dan anak di Subang itu bernama Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23). Mereka pertama kali ditemukan di bagasi mobil dalam keadaan tak bernyawa.
Adapun kejadian ini terjadi di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Tersangka adalah keluarga korban
Usai melewati rangkaian penyelidikan di sejumlah TKP, aparat keamanan akhirnya menetapkan lima tersangka yang merupakan keluarga korban pembunuhan Subang.
BACA JUGA:Update Baru Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Danu Ingin Jadi Justice Collaborator
Lebih detailnya, para tersangka adalah M Ramdanu alias Danu (keponakan Tuti atau sepupu Amelia). Kasus ini melibatkan pasangan suami istri Yosep (YH) dan Mimin (M).
Yosep Hidayah merupakan suami Tuti atau ayah kandung Amelia Mustika Ratu. Sedangkan Mimin ialah istri baru Yosep. Tersangka lain adalah 2 anak Yosep-Mimin, yakni Arighi Reksa Pratama (AR) dan Abi (A).
“Jadi sekarang lima tersangka, alasan baru dua yang ditahan karena pertimbangan subjektif penyidikan,” tegas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, dikutip Antara News, pada Rabu, 18 Oktober 2023.
Di tengah penyelidikan lanjutan ini, terdapat dugaan motif dari Yesmil Anwar yang merupakan Kriminolog Universitas Pandjajaran. Ia menduga kasus pembunuhan Subang ini termasuk berencana.
Kasus yang ia duga sebagai kasus pembunuhan berencana itu memiliki tiga motif.
Melansir dari YouTube Yesmil Anwar, berikut beberapa motif dugaan kasus pembunuhan yang menghebohkan publik Tanah Air beberapa tahun terakhir.
Dugaan Motif Pembunuhan Subang
1. Motif hubungan asmara
Motif yang satu ini bisa menjadi latar belakang pembunuhan berencana. Kasus cemburu dan perasaan tidak terbalas cinta seringkali berujung pada tindakan kriminal yang tragis.
Pemahaman yang mendalam tentang dinamika hubungan asmara yang beracun dan upaya untuk mendeteksi tanda-tanda bahaya dapat membantu mengidentifikasi potensi ancaman sebelum terjadi tindakan kekerasan.
2. Motif kekuasaan dan harta
Motif harta umumnya tidak jarang kita temui sebagai polemik dalam keluarga. Orang sering kali mendorong diri mereka ke tindakan kejahatan demi keuntungan pribadi, sejahtera finansial, atau untuk memperkuat rasa dominasi mereka.
BACA JUGA: Terbongkar Keluarga Jessica Wongso, Tak Muncul Selama Sidang Kasus Pembunuhan Mirna
Pemahaman terhadap dorongan ini dan identifikasi faktor-faktor pemicu dapat membantu mencegah kasus-kasus serupa di masa depan.
3. Motif hubungan sosial
Dugaan motif pembunuhan Subang terakhir adalah hubungan sosial. Pengamatan ini memberikan wawasan dalam mengenai latar belakang psikologis dari pelaku tindak kejahatan.
Pertama-tama, motif hubungan sosial dapat menjadi salah satu pemicu tindakan kriminal semacam ini. Ketegangan dalam hubungan antara pelaku dan korban, misalnya, konflik interpersonal yang berlarut-larut, seringkali dapat memicu kemarahan yang ekstrem dan tindakan ekstrem seperti pembunuhan.
Dari informasinya, pihak Polda Jabar, Surawan, menyebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan olah TKP sebanyak lima kali, autopsi dua kali, memeriksa saksi 121 saksi, dan 261 alat bukti dalam kasus pembunuhan Subang ini.(*)





