SEMARANG, beritajateng.tv – Jembatan Tuntang Buyaran B di Karangtengah, yang menjadi penghubung vital antara Kudus dan Semarang, akan ditutup total mulai Rabu, 21 Agustus 2024 hingga 30 Oktober 2024.
Penutupan tersebut bertujuan untuk mendukung proyek revitalisasi jembatan yang perkiraan memakan waktu sekitar dua bulan.
BACA JUGA: Pemkot Semarang Targetkan Pembangunan Jembatan Nogososro Rampung Akhir Oktober 2024
Kasat Lantas Polres Demak, AKP Lingga Ramadhani, menyatakan bahwa jembatan tersebut terletak di jalan raya Pantura, yang merupakan rute utama bagi pengendara dari Semarang menuju Kudus.
Dalam proyek ini, arus lalu lintas di kedua arah akan mengalami gangguan signifikan, dan masyarakat mesti bersiap menghadapi perubahan ini.
BACA JUGA: Video Pembangunan Jembatan Nogososro Semarang Mulai Minggu Depan
Pihak kepolisian akan aktif melakukan pemantauan di lokasi proyek untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Petugas di lokasi akan memastikan kendaraan dapat bergerak dengan tertib meskipun ada gangguan.
“Kami sarankan masyarakat agar menghindari area tersebut sementara waktu dan menggunakan jalur alternatif, seperti Tol Demak-Sayung, khususnya bagi kendaraan roda empat,” jelas AKP Lingga Ramadhani.
Sebagai bagian dari upaya menjaga lalu lintas tetap teratur, juga akan ada rekayasa lalu lintas. Arah dari Semarang menuju Demak dan Kudus akan berlaku sistem contraflow.
Sedangkan, arah dari Kudus menuju Semarang akan tutup sepenuhnya. Hal ini agar proyek revitalisasi jembatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan.
BACA JUGA: Jembatan Kali Babon Mulai Perbaikan, Ini Jalur Alternatif Hindari Macet Pantura Semarang-Demak
Polres Demak juga mengingatkan masyarakat untuk tetap bersabar dan berhati-hati selama proyek berlangsung. (*)





