Jateng

Ngabuburit Fest Gerakkan Ekonomi Pelaku Usaha Mikro di Kabupaten Semarang

×

Ngabuburit Fest Gerakkan Ekonomi Pelaku Usaha Mikro di Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
Antusiasme pelaku usaha mikro di Kabupaten Semarang untuk memasarkan berbagai produk usahanya cukup tinggi pada momentum bulan suci Ramadan tahun ini. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
Antusiasme pelaku usaha mikro di Kabupaten Semarang untuk memasarkan berbagai produk usahanya cukup tinggi pada momentum bulan suci Ramadan tahun ini. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv — Antusiasme pelaku usaha mikro di Kabupaten Semarang untuk memasarkan berbagai produk usahanya cukup tinggi pada momentum bulan suci Ramadan tahun ini.

Hal tersebut terlihat dalam pembukaan acara Ngabuburit Fest 2026 yang berlangsung di halaman Masjid Agung IPHI Al-Mabrur, Sabtu 7 Maret 2026 sore.

Sedikitnya 150 pelaku UMKM di Kabupaten Semarang turut memeriahkan kegiatan dengan dukungan Bank Jateng Cabang Ungaran dan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Semarang tersebut.

Ketua Panitia Ngabuburit Fest, Samsul Ridwan, mengatakan tingginya minat pelaku usaha membuat sejumlah tenda tenant harus diisi lebih dari satu pelaku usaha.

“Dari 95 tenda tenant yang panitia sediakan, beberapa di antaranya terisi oleh dua pelaku usaha mikro,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ramadan Tetap Produktif, Bocah TK Hingga Mahasiswa Ramaikan Ngabuburit Climbing Unwahas

Sebanyak 95 tenant tersebut terbagi dalam tiga kategori produk, yakni fesyen, kuliner, serta kerajinan tangan (craft). Kegiatan ini memang difokuskan pada pemberdayaan pelaku usaha mikro di wilayah Kabupaten Semarang.

Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha yang biasanya berjualan dari rumah diberi kesempatan memasarkan produknya secara lebih luas.

“Harapannya kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi para pelaku usaha mikro,” jelasnya.

Samsul yang juga Ketua Takmir Masjid Agung IPHI Al-Mabrur menambahkan, seluruh fasilitas dalam Ngabuburit Fest di sediakan secara gratis bagi para pelaku usaha.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Jateng Ungaran, Hari Dwi Riswanto, menyampaikan ada dua alasan utama pihaknya mendukung kegiatan tersebut.

Selain mendorong perekonomian pelaku usaha mikro menjelang Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi sarana mendekatkan layanan perbankan kepada pelaku usaha.

Melalui kolaborasi ini, pelaku usaha mikro yang belum memahami akses layanan perbankan dapat memperoleh edukasi langsung dari Bank Jateng. Termasuk terkait pembiayaan usaha seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Bank Jateng dapat memberikan informasi secara detail mengenai layanan perbankan dan KUR yang pelaku usaha mikro butuhkan di Kabupaten Semarang,” ujarnya.