SEMARANG, beritajateng.tv – Padel tak lagi sekadar olahraga yang sedang populer. Bagi aktris Sintya Marisca, olahraga yang menggabungkan unsur permainan raket dan aktivitas fisik tersebut justru bisa menjadi pilihan olahraga yang membuat orang ketagihan.
Sintya mengaku awalnya tak memiliki latar belakang olahraga raket. Ia bahkan lebih dulu mengenal pickleball sebelum akhirnya mencoba padel dalam sebuah kesempatan.
“Saya ԁijebak ya. Awalnya saya enggak main padel tapi pickle. Cuma waktu itu ada [turnamen] Media Clash yang ngajak aku main padel, sampai akhirnya aku jadi ketagihan. Sampai detik ini belum berhenti,” kata Sintya saat menghadiri opening Durian Padel Semarang, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurutnya, salah satu daya tarik padel adalah olahraga ini relatif mudah ԁiadaptasi oleh pemula. Pemain tidak harus memiliki kemampuan khusus olahraga raket untuk bisa mulai menikmati permainan.
Aktris berusia 26 tahun itu sendiri merasa terbantu dengan pengalaman olahraga lain yang ԁimilikinya. Ia mengaku memiliki dasar basket sehingga gerakan kaki atau footwork membuatnya lebih mudah beradaptasi ketika bermain padel.
“Padel ini bisa jadi olahraga yang sangat adiktif dan bikin kamu ketagihan karena gampang banget orang-orang adaptasi sama olahraga ini,” ujarnya.
Sintya mengatakan dirinya tidak memiliki basic racket sport ketika pertama kali bermain padel. Namun, ia merasa proses adaptasinya tidak terlalu sulit.
BACA JUGA: Keseruan Sintya Marisca dan Zar Lasahido Main di Pembukaan Durian Padel Semarang
“Walaupun enggak ada basic racket sport, tapi aku punya basic basket. Aku merasa mudah untuk adaptasi sama olahraga ini. Mungkin tinggal menyesuaikan tangannya saja, tapi footwork dari basket bisa,” tuturnya.
Karakter permainan yang relatif mudah ԁipelajari tersebut menurut Sintya bisa menjadi salah satu alasan padel menarik bagi masyarakat yang ingin mencoba jenis olahraga baru. Apalagi, kini fasilitas padel mulai bermunculan dengan pilihan harga yang lebih beragam.
Sintya menilai anggapan bahwa padel merupakan olahraga mahal perlahan mulai berubah seiring semakin banyaknya fasilitas yang menawarkan harga lebih terjangkau.





