Perubahan suasana itu juga terlihat dari kehadiran meja mahjong elektrik di sejumlah tempat. Pemain tidak lagi harus menyediakan perlengkapan sendiri. Tempat bermain sudah menyediakan meja dan tiles untuk digunakan bersama.
Menurut Lia, perkembangan tersebut membuat Mahjong semakin mudah ditemui di Semarang. Dia bilang, sejumlah tempat bermain bahkan ramai pemain datangi sehingga harus melakukan reservasi.
“Sekarang banyak tempat-tempat di kafe-kafe. Hype banget dan sekarang enggak susah nyari tempat buat main,” katanya.
Strategi, Fokus, Sekaligus Cara Melepas Stres
Selain konsentrasi, kemampuan mengenali angka dan pola juga menjadi bagian dari proses belajar. Lia mengatakan, pengetahuan dasar bahasa Mandarin dapat membantu pemain mengenali angka pada tiles, meski pemain tetap bisa menggunakan contekan yang tersedia.
Di balik keseruannya, permainan mahjong juga menuntut pemain membaca situasi. Pemain harus memperhatikan keping yang dimiliki, menyusun kombinasi, serta menentukan strategi berdasarkan permainan lawan.
BACA JUGA: Sentuhan Winika Desiana, Selamatkan Kucing Terlantar hingga Garap Kerajinan Bantal Anabul
Karena itu, bagi sebagian pemain, mahjong bukan hanya aktivitas untuk mengisi waktu luang. Permainan tersebut sekaligus menjadi bentuk hiburan yang menggabungkan konsentrasi, strategi, dan komunikasi dalam satu meja.
“Sebagai rilis stres sama ketemu teman-teman kan seru ya sambil ngobrol,” kata Lia. (*)
Editor: Diaz A Abidin





