Feature

Nostalgia Retronomic, Berburu Kaset Pita Lawas dari Warung Nasi Padang di Semarang

×

Nostalgia Retronomic, Berburu Kaset Pita Lawas dari Warung Nasi Padang di Semarang

Sebarkan artikel ini
Deny (53) saat menunjukkan dagangan kaset pita di Rumah Makan Padang Jaya miliknya di Ruko Bubakan Baru Jalan KH Agus Salim, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Rabu, 14 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Deny (53) saat menunjukkan dagangan kaset pita di Rumah Makan Padang Jaya miliknya di Ruko Bubakan Baru Jalan KH Agus Salim, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Rabu, 14 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Di tengah perubahan zaman, Deny saat ini, melihat kelompok pembeli yang menarik, yakni anak-anak muda. Mereka datang dari kalangan pelajar hingga mahasiswa untuk mencari kaset musik yang telah menemani pada zaman orang tua mereka.

Salah satu pengalaman yang masih dia ingat yakni kedatangan seorang pelajar SMP dari Kudus. Anak tersebut rela mengayuh sepeda dari daerah asalnya untuk mencari kaset grup musik yang dia sukai.

“Ada anak SMP dari Kudus naik sepeda. Dia cari kaset Dewa 19,” katanya.

Ada pula anak sekolah dasar yang datang karena menyukai musik lawas. Menurut Deny, ketertarikan anak tersebut terhadap kaset dapat pengaruh dari sang ayah.

“Anak SD juga pernah, tapi dari Semarang. Dia suka kaset, katanya [tahu] dari bapaknya,” ucap Deny.

BACA JUGA:  Nongkrong Sambil Main Mahjong, Ruang Interaksi dalam Tren di Kota Pelabuhan Semarang

Pilihan musik mereka pun beragam. Ada yang mencari Dewa dan Sheila on 7, sementara lainnya berburu album band rock internasional seperti Nirvana, Red Hot Chili Peppers, Guns N’ Roses, dan Bon Jovi.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa kaset pita tidak hanya menjadi barang kenangan bagi generasi yang tumbuh pada era 1980-an dan 1990-an. Bagi sebagian anak muda sekarang, kaset justru menawarkan pengalaman menikmati musik yang berbeda dari mendengarkan lagu melalui ponsel.

Ketertarikan tersebut juga tidak selalu berkaitan dengan usia penyanyi atau tahun perilisan album. Deny bilang, beberapa pembeli memang sengaja mencari rilisan lawas. Sedangkan yang lain ingin memiliki album fisik dari grup musik yang masih mereka dengarkan hingga sekarang.

Bahkan, Deny mengaku pernah menjumpai pembeli yang membeli kaset bukan untuk diputar. Kaset-kaset itu pembeli gunakan sebagai hiasan atau pembatas ruangan. Kaset pita itu memiliki fungsi baru di luar kegunaan awalnya sebagai media penyimpan musik.

Kaset Dewa 19, Sheila on 7, hingga Nirvana Masih Dicari