Oknum TNI Saksi Pembunuhan Iwan Budi Miliki Hubungan Dengan Mantan Walikota Semarang

Pegawai Bapenda Kota Semarang Hilang Misterius

Semarang, 13/10 (BeritaJateng.tv) – Dua oknum TNI yang diperiksa atas dugaan keterlibatan dalam pembunuhan pegawai ASN Pemkot Semarang Iwan Budi Paulus ternyata memiliki kedekatan dengan mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip.

Hal ini disampaikan oleh Komandan Polisi Militer Kodam IV/ Diponegoro Kolonel Rinoso Budi dalam keterangan pers, Kamis (13/10).

Rinoso mengatakan, kedua oknum TNI berinisial AG dan HR tersebut telah dimintai keterangan dan memberikan alibi tentang keberadaannya saat hari kematian Iwan Budi.

“Saudari NR, istri AG, merupakan keponakan Pak Sukawi ” katanya.

Ia menjelaskan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak tersebut didasarkan atas dugaan polisi tentang motif pembunuhan Iwan Budi yang diduga berkaitan dengan kasus korupsi yang saat ini ditangani di kepolisian.

Iwan Budi merupakan saksi dugaan korupsi sertifikasi lahan pada 2010 yang seharusnya dimintai keterangan pada 25 Agustus atau sehari setelah dilaporkan hilang dan tewas itu.

“Dugaan dari kepolisian ini tidak masalah kalau didalami,” tambahnya.

Dalam penyelidikan perkara ini, kata dia, Pomdam IV/ Diponegoro telah memeriksa 26 saksi.

Para saksi itu termasuk dua warga sipil, AG Portal dan HRD, yang berada di kawasan Marina saat peristiwa pembunuhan dan pembakaran jasad Iwan Budi terjadi.

Bahkan, kata dia, Pomdam Diponegoro ikut membantu untuk mengajukan permohonan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk saksi AG Portal.

“Kami tidak tahu siapa yang mengancam, maka memohon perlindungan ke LPSK,” katanya.

Laporan perkembangan penanganan perkara ini, kata dia, telah disampaikan ke Pangdam IV/ Diponegoro, Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat, hingga kepada kepolisian.

Ia menuturkan Pomdam Diponegoro belum memiliki bukti permulaan yang cukup tentang keterlibatan dua oknum TNI tersebut dalam kasus dugaan pembunuhan ASN Pemkot Semarang, Iwan Budi Paulus, yang jasadnya ditemukan terbakar di kawasan Marina Semarang.

Sebelumnya, sesosok jasad ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 8 September 2022.

Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi tersebut ditemukan papan nama identitas, serta telepon seluler yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

Iwan Budi dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dugaan korupsi sertifikasi aset.

Polisi telah memastikan jasad yang terbakar itu merupakan Iwan Budi Paulus berdasarkan hasil tes DNA. (Ak/El)

Leave a Reply