Gaya HidupOlahraga

Olahraga Tak Kenal Waktu, Begini Serunya Lari Malam Hari bersama Semarang Runners

×

Olahraga Tak Kenal Waktu, Begini Serunya Lari Malam Hari bersama Semarang Runners

Sebarkan artikel ini
Semarang Runners
Anggota Semarang Runners sedang mengikuti lari Playon Kamis Bengi sejauh 5 km dengan titik kumpul di Balaikota Semarang, Kamis, 20 Juli 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tak sedikit orang yang jarang berolahraga karena kepadatan di pagi hari. Namun, sekarang jangan khawatir karena ada komunitas seru di Kota Semarang yang siap mengajak para anggotanya berkeringat bersama tiap malam hari. Mereka adalah Semarang Runners.

Memilih waktu Kamis malam tentu bukan tanpa alasan. Maulina Indah Sari, yang akrab dipanggil Olla, menyebut alasan terbesar mengapa memilih waktu malam adalah kebanyakan anggota Semarang Runners berasal dari kalangan pekerja.

Sesuai namanya, Semarang Runners memang rutin menyelenggarakan kegiatan lari bersama. Seperti yang berlangsung pada Kamis, 20 Juli 2021 malam.

Bertajuk Playon Kamis Bengi (PKB), rute PKB Semarang Runners malam itu adalah Balaikota – Kota Lama – Balaikota, dengan total jarak mencapai 5 km. Kegiatan lari mulai pada pukul 19.20 WIB.

BACA JUGA: Sapa Pendukung di Gelaran Pidato Kebangsaan, Anies Baswedan: Saya Bukan Lari-lari untuk Posting Foto

“Mengapa malam hari, karena mengingat anggota dari Semarang Runners itu tidak hanya dari kalangan mahasiswa, tapi juga dari berbagai kalangan, salah satunya pekerja. Jadi kita memilih waktu paling tepat di saat semuanya selesai beraktivitas,” kata Olla yang bertugas sebagai marshall, Kamis, 21 Juli 2023.

Marshall sendiri, lanjut Olla, mengemban tugas untuk mendukung para pelari, mulai dari menjaga rute lari, menjaga keselamatan pelari, hingga memberi semangat pada para pelari. Selain itu, beberapa orang juga bertugas menjadi captain dan sweeper.

“Sebetulnya bahaya atau tidak tergantung bagaimana menjalaninya. Kami juga tidak sembarangan berlari, ada timnya. Ada yang menjadi captain, marshal, sweeper, tugas kami mengatur jalannya kegiatan lari,” lanjutnya.

Tetap sehat di tengah padatnya aktivitas

Lari pada malam hari memang menjadi pilihan tepat agar tetap sehat meski memiliki segudang aktivitas. Victorio, koordinator Semarang Runners menyebut, pihaknya sejujurnya tidak membatasi pilihan waktu anggotanya untuk berlari.

Namun, antusias anggota untuk mengikuti jadwal lari malam tiap Playon Kamis Bengi nyatanya tidak main-main. Hari itu misalnya, peserta mencapai 60-80 pelari yang memadati Balaikota. Oleh karenanya, jelas Rio, beberapa aturan dibuat demi menjaga keamanan pelari.

BACA JUGA: Tanggapi Sindiran Anies Baswedan Soal Lari-lari untuk Posting Medsos, Ganjar: Foto Upload Aja Kalau Punya

Sebelum mulai misalnya, para pelari mesti melakukan pemanasan selama beberapa menit. Selanjutnya, pelari akan terbagi menjadi dua tim, yakni tim huru-hara dan tim cinta damai. Tim huru-hara berlari dengan pace 5-6, sedangkan tim cinta damai berlari dengan pace 8.

Selain itu, salah satu aturan tegas dari Semarang Runners adalah pelari tidak boleh mendahului captain tim.

“Beberapa aturan seperti lari lawan arah, memakai band reflector, ada temen-temen yang bawa lampu, ada marshal, captain, hingga sweeper, semuanya untuk meminimalisir kecelakaan dan menjaga kenyamanan berlari,” pungkas Rio. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp