BACA JUGA: Persiapan MTQ Nasional Semarang Baru 90 Persen, Dewan Minta Semua Dikebut
MTQ Jangan Berhenti pada Seremoni
Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Semarang, Muhammad Afiq Nur Cahaya, menilai MTQ Nasional XXXI merupakan momentum penting bagi masyarakat Kota Semarang khususnya.
Oleh karena, Kota Semarang kini kembali mendapat kesempatan menjadi pusat perhatian dalam agenda keagamaan berskala nasional.
“Suatu momentum di mana Kota Semarang akan menjadi magnet dan juga menjadi sorotan skala nasional,” katanya.
Afiq bilang, dampak penyelenggaraan MTQ seharusnya tidak hanya pakai ukuran dari suksesnya perhelatan. Ada sektor lain yang berpotensi ikut berkembang, seperti UMKM, kebudayaan, pendidikan, hingga aktivitas generasi muda.
“Bukan hanya soal UMKM yang akan ditingkatkan dari agenda nasional ini, tetapi juga sektor kebudayaan dan pendidikan,” ucapnya.
Karena itu, PMII berharap MTQ Nasional XXXI dapat meninggalkan dampak jangka panjang bagi Kota Semarang.
Dia punya harapan, agar MTQ Nasional bisa meninggalkan warisan baik, bahwa Semarang merupakan kota Qurani yang ramah, toleran, inklusif.
“Dan bisa menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





