Pariwisata

Pagoda Avalokitesvara, Wisata Religi Artistik yang Mempesona di Semarang

×

Pagoda Avalokitesvara, Wisata Religi Artistik yang Mempesona di Semarang

Sebarkan artikel ini
Pagoda Avalokitesvara
Pagoda Avalokitesvara, salah satu wisata religi di Semarang. (X/Info_seputarSMG)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tak hanya memiliki kuliner dan bangunan kuno yang apik, Kota Semarang rupanya juga memiliki tempat wisata yang tentunya menarik untuk kita kunjungi, yakni Pagoda Avalokitesvara.

Pagoda Avalokitesvara pada umumnya merupakan salah satu destinasi wisata religi bagi umat Buddha.

Kamu bisa menemukan Pagoda Avalokitesvara ini di Komplek Vihara Buddhagaya Watugong. Hingga kini, bangunan kuno di Semarang tersebut masih aktif umat beragama Buddha untuk beribadah.

Meski begitu, tempat wisata ini terkenal sebagai destinasi wisata religi di Semarang lho.

Hal ini tak dapat kita pungkiri karena Pagoda Avalokitesvara memiliki sisi artistik yang bernilai tinggi. Hal ini terbukti dari banyak bagian bangunannya yang terukir karya indah penuh makna.

BACA JUGA: Tempati Bangunan Kuno, Tekodeko Koffiehuis di Kota Lama Semarang Sajikan Aneka Kopi dengan Nama Khas

Wisata religi ini juga memiliki sejarah yang menarik lho. Berawal dari seorang pemuda asal Bogor yang bertemu dengan tuan tanah Semarang yang bernama Goei Thwan Ling pada perayaan Waisak 2549 di Candi Borobudur.

Proyek pembangunan Pagoda ini dimulai pada tahun 2005 dan selesai dibangun pada tahun 2015. Bangunan ini memiliki arsitektur yang khas dengan gaya Cina tradisional dan diimpor langsung dari Cina.

Dengan begitu, apa saja keunikan dan daya tarik dari Pagoda Avalokitesvara ini?

Daya tarik

Arsitektur bangunan

Keunikan dari Pagoda ini terletak pada perpaduan unsur budaya Indonesia dan China. Hal ini terlihat dari arsitektur bangunan yang kental dengan unsur-unsur budaya China seperti penggunaan patung-patung khas China, relief-relief berunsur kehidupan China, serta ornamen-ornamen yang berasal dari China.

Sejarah dan kultur

Faktor sejarah dan kultural juga mempengaruhi desain arsitektur Pagoda Avalokitesvara. Seorang pemuda asal Bogor bernama The Boan An membangun bangunan kuno ini yang kemudian menjadi Bhikkhu Ashin Jinarakkhita. Dia mendirikan bangunan tersebut sebagai bagian dari Vihara Buddhagaya yang didirikan oleh Goei Thwan Ling pada tahun 1955.

Bangunan ini diberi nama Pagoda Avalokitesvara karena dipercaya sebagai wujud kasih sayang dari dewa pelindung. Bangunan ini merupakan simbol dari persatuan dan kesatuan agama Buddha di Indonesia.

BACA JUGA: Gedung Butterworth Roboh, Dosen Arsitektur SCU: Maksimalkan Pemanfaatan Bangunan Tua di Kota Lama

Lampu terbuat dari batu

Selain itu, Pagoda khas Semarang ini juga memiliki keunikan lain yaitu pemakaian lampu tangga yang terbuat dari batu serta kolam air mancur yang menjadi salah satu spot menarik bagi para pengunjung. Di dalam Pagoda Avalokitesvara, terdapat sekitar 30 patung yang konon merupakan Metta Karuna, yaitu bangunan suci yang merupakan wujud cinta kasih dari Buddha.

Jika kamu tertarik, wisata religi di Semarang ini buka setiap hari pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp