PDI Perjuangan Kota Semarang pun berupaya mengembalikan kekuatan partai melalui pembentukan struktur hingga tingkat RW.
“Target kami tentu menambah kursi sebanyak mungkin. Dengan anak ranting terbentuk sampai tingkat RW, kami berharap suara PDI Perjuangan semakin meningkat pada Pemilu 2029,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Semarang Barat, Femega Dian, memastikan kepengurusan baru tetap merangkul kader senior.
Menurutnya, regenerasi berjalan tanpa mengesampingkan pengalaman para pengurus lama.
“Kami tetap berjalan bersama pengurus ranting yang lama. Semangat baru kami padukan dengan pengalaman para senior sehingga organisasi semakin kuat,” ujar Mega, sapaan akrabnya.
Mega menambahkan, kepengurusan baru juga akan membuka ruang lebih besar bagi kalangan milenial dan Generasi Z. Langkah itu menurutnya penting karena kelompok pemilih muda akan menjadi kekuatan besar pada Pemilu 2029.
“Komposisi pemilih muda cukup besar. Karena itu kami akan mengakomodasi kader dari kalangan milenial dan Gen Z, tanpa melupakan peran kader senior yang selama ini menjadi tulang punggung partai,” katanya.
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan langsung bekerja menyusun program, memperkuat konsolidasi internal, dan menyerap aspirasi masyarakat sebagai bekal menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kami ingin bekerja sebaik-baiknya, memperkuat organisasi, turun ke masyarakat, dan menghadirkan program yang benar-benar terasa manfaatnya. Itu menjadi modal penting menuju Pemilu 2029,” pungkas Mega. (*)




