Fauzi pun mengungkapkan UKM batik seperti usahanya memang spesifik, baik untuk produk maupun pangsa pasarnya yang memang eksklusif.
BACA JUGA: Mengenal Paguyuban Katun Ungu, Wadah Bagi Tuna Rungu Semarang Membatik
Saat ini, usahanya masih terbantu oleh pasar ritel (satuan atau eceran) dan pasar kelembagaan. Misalnya seperti pesanan bahan seragam oleh instansi pemerintahan maupun swasta.
Namun, kabar yang tak mengenakkan kembali berembus bagi pelaku UKM batik sepertinya. Khusunya, terkait kebijakan efisiensi anggaran yang belakangan tengah ramai jadi perbincangan.
“Sehingga ada juga order pasar kelembagaan yang mestinya sudah bisa direalisasikan di tahun ini. Pada akhirnya, itu juga harus tertunda atau malah batal,” tandas Fauzi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





