Ekbis

Pasar Murah Semarak Merah Putih, Cara Disperindag Jaga Stabilitas Harga di Jawa Tengah

×

Pasar Murah Semarak Merah Putih, Cara Disperindag Jaga Stabilitas Harga di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
Pasar Murah Semarak Merah Putih, Cara Disperindag Jaga Stabilitas Harga di Jawa Tengah
Pembukaan Pasar Murah Semarak Merah Putih 'Jaga Harga, Jaga Indonesia' di kantor Disperindag Jateng. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kenaikan harga kebutuhan pokok sering kali terlihat kecil di atas kertas. Namun bagi masyarakat dengan penghasilan terbatas, kenaikan Rp1.000 pada sejumlah komoditas dapat langsung menambah beban belanja rumah tangga.

Kondisi itulah yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Pasar Murah Semarak Merah Putih bertema “Jaga Harga, Jaga Indonesia”.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menggelar pasar murah di halaman Kantor Disperindag Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya pemerintah menjaga harga, ketersediaan dan keterjangkauan bahan kebutuhan pokok.

BACA JUGA: Pastikan Harga Terkendali, Wamentan Sudaryono Tinjau Operasi Pasar Murah di Kantor Pos Johar 

Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, mengatakan pasar murah bukan sekadar kegiatan menyediakan sembako dengan harga lebih rendah.

Menurut dia, stabilitas harga kebutuhan pokok memiliki pengaruh langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ketika sembako itu harganya terjaga, maka stabilitas akan terus terjaga. Stabilitas terjaga, maka pembangunan bisa lancar dan pertumbuhan ekonomi juga terus terjaga,” kata Emmy.

Ia mengingatkan, kenaikan harga kebutuhan sehari-hari dalam nominal kecil pun dapat dirasakan masyarakat.

“Coba bayangkan, ketika harga sembako naik Rp1.000 saja, pasti sudah terasa. Maka yang harus kita jaga itu bukan hanya harganya, tetapi juga kualitas, ketersediaan dan keterjangkauannya,” ujarnya.

Jaga Harga, Jangan Hanya Seremonial

Pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menekan tekanan harga di tingkat konsumen.

Namun, tantangan pengendalian harga tidak berhenti pada kegiatan satu atau dua hari. Ketersediaan bahan pokok dan kemampuan masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari juga harus dijaga secara berkelanjutan.

Karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah menggandeng sejumlah pihak dalam penyelenggaraan pasar murah tersebut.

Bulog, sejumlah distributor, BUMD, pelaku usaha dan UKM binaan ikut menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat.

Produk yang tersedia tidak hanya sembako. Masyarakat juga dapat membeli ikan, sayuran, minuman, makanan ringan hingga produk pangan alternatif, termasuk sejumlah produk organik. Di antaranya beras berbahan singkong dan tepung singkong yang hadir melalui kerja sama dengan pihak terkait.

Tak hanya itu, dalam pasar murah juga menggandeng Baznas yang menyediakan layanan gunting rambut gratis bagi masyarakat.

Emmy mengatakan kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam pengendalian harga di lapangan.

“Kepada seluruh pelaku usaha dan distributor yang telah hadir dan berpartisipasi, saya sampaikan terima kasih. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha inilah yang menjadi kunci keberhasilan pengendalian harga di lapangan,” katanya.

Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah menggelar Pasar Murah Semarak Merah Putih sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sasaran utamanya adalah masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang paling merasakan dampak kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

Selain membantu masyarakat, pasar murah juga diarahkan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

Pemerintah berharap ketersediaan barang tetap terjaga sehingga masyarakat tidak harus menghadapi lonjakan harga pada periode tertentu.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

Emmy menegaskan pasar murah akan terus berlanjut, terutama menjelang momentum yang berpotensi mendorong kenaikan permintaan dan harga.

“Kegiatan pasar murah semacam ini akan terus kami upayakan keberlanjutannya sebagai salah satu instrumen pengendalian harga bahan pokok penting dan penguatan daya beli masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan menjadi penting menjelang hari besar keagamaan maupun peringatan hari besar nasional.

Warga Akui Harga Lebih Murah

Salah seorang warga, Toetoet Hajoeningtiad, mengaku pasar murah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya membantu pegawai di lingkungan kantor, tetapi juga warga yang membutuhkan bahan makanan dengan harga lebih terjangkau.

“Sebagai masyarakat biasa, saya rasa ini sangat bermanfaat sekali. Pasti harganya lebih murah daripada harga di toko ataupun pasar. Akan sangat membantu,” katanya.

Toetoet mengatakan jenis barang yang di jual juga cukup beragam. “Masyarakat bisa memanfaatkan. Ada ikan, ada sayur, ada minuman, ada snack. Saya sendiri tadi juga beli mi,” ujarnya.

Ia mencontohkan selisih harga produk yang dibelinya memang tidak selalu besar, tetapi tetap memberikan keuntungan bagi konsumen.

“Misalnya kalau di toko harganya Rp3.300, di sini bisa Rp3.000. Kalau di pasar mungkin ada yang Rp2.500, di sini bisa lebih murah lagi,” katanya.

Selisih harga beberapa ratus hingga ribuan rupiah mungkin terlihat kecil untuk satu barang. Namun, bagi keluarga yang membeli sejumlah kebutuhan sekaligus, penghematan tersebut dapat menjadi lebih berarti.

Toetoet berharap pasar murah tidak hanya digelar pada momentum tertentu, tetapi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Harapan saya ke depan masyarakat semakin bisa memanfaatkan pasar murah seperti ini. Semakin ramai dan semakin banyak masyarakat yang tertolong. Saya harap kegiatan ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp