Gaya Hidup

Pasca Viral di Tiktok, Enake Japanese Food Mampu Jual 700 Porsi Tiap Harinya

×

Pasca Viral di Tiktok, Enake Japanese Food Mampu Jual 700 Porsi Tiap Harinya

Sebarkan artikel ini
Enake Japanese Food
Para pembeli menunggu pesanan makanan di warung Enake Japanese Food. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah warung makanan Jepang berkonsep tenda di Semarang meraih sukses besar setelah viral di media sosial. Warung yang dikenal dengan nama Enake Japanese Food tersebut telah menarik perhatian banyak orang setelah video dan ulasan positif tentang makanan mereka tersebar luas di internet.

Setiap harinya, ratusan orang rela mengantre untuk dapat menikmati makanan Jepang olahan warung itu.

Warung yang hanya memiliki enam meja ini mempunyai menu berbagai olahan chicken dan beef yang menjadi andalan. Namun, yang menjadi daya tarik utama dari warung ini adalah citarasa otentik Jepang dengan harga kaki lima, sesuai slogan mereka, “Harga Murah Rasa Wah”.

BACA JUGA: Nikmati Momen Akhir Tahun dengan Menu Khas Jepang dari San Gyu

Pemilik sekaligus juru masak Enake Japanese Food, Eko Bagus Saputro, mengakui bahwa sosial media membawa dampak besar terhadap kemajuan bisnisnya. Setelah viralnya berbagai video dan ulasan positif di sosial media, penjualan Enake Japanese Food meningkat drastis. Dalam sehari, 600 hingga 700 porsi dapat terjual.

Enake Japanese Food Tawarkan Konsep Street Food

Eko sendiri ternyata memiliki latar belakang dunia kuliner. Ia dulu sempat belajar di jurusan perhotelan dan restoran. Meskipun dasar yang ia miliki adalah olahan Chinese dan Western, ia memberanikan membuka warung masakan Jepang.

“Kalau masakan Jepang memang belajar lagi, karena kan basicnya Chinese dan Western. Kenapa nggak buka Chinese? Karena merasa udah banyak restoran Chinese aja sih, mau buka yang baru,” ujarnya kepada beritajateng.tv, Jumat 28 April 2023.

BACA JUGA: Tori Steak dari San Gyu by Hangry Tawarkan Kelezatan Ayam Panggang ala Jepang

Lebih lanjut, ia memilih untuk membuka warung dengan konsep street food. Selain bertujuan untuk menghadirkan Japanese food dengan harga merakyat, alasan lainnya adalah ia ingin menghadirkan masakan fresh kepada pembeli.

“Street food itu kelebihannya selalu menyajikan fresh, masih anget, kalau warung besar atau restoran kadang kurang fresh. Kalau kita ini kan goreng dadakan saat ada pesanan,” lanjutnya.

Namun, memasak saat ada pesanan, ditambah dengan terbatasnya tempat, ternyata berdampak pada antrean yang panjang. Bahkan, beberapa pembeli mengaku antre hampir dua jam.

Meskipun antrean panjang, pembeli tetap memilih untuk menunggu demi mendapatkan pengalaman kuliner yang luar biasa. Enake Japanese Food menjadi bukti bahwa kualitas dan rasa yang lezat akan selalu menarik perhatian pelanggan. Bahkan jika harus menunggu beberapa jam untuk mendapatkannya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp