DEMAK, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten Demak menggelar Sosialisasi Lomba Kampung Juara 2023. Lomba Kampung Juara 2023 memiliki tema Wujudkan Permukiman Layak Huni dan Berkelanjutan.
Kata Bupati Demak Eistianah di Podium Gedung Grhadika Bina Praja, Senin, (15/5/2023).
Dalam sambutannya, Bupati Demak Eistianah sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ini merupakan event tahunan wujud peduli lingkungan.
“Ini penting untuk menciptakan kawasan yang bersih. Sehat dan tidak kumuh,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati Eistianah mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan kebersihan dan keindahan wilayah. Menjadi salah satu prioritas program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak.
Hal ini akan terwujud apabila ada rasa peduli dan cinta terhadap lingkungan. Di antaranya dengan menjaga kebersihan infrastruktur. Seperti jalan, drainase, pengelolaan sampah serta kebersihan ruang publik.
Bupati Eistianah berharap dengan kegiatan sosialisasi ini semua dapat memberikan edukas dan motivasi. “Serta membimbing masyarakat untuk semangat bergotong-royong. Lebih peduli dan mencintai lingkungan sekitar,” ucapnya.
Melalui event ini pula, Bupati Eisti ingin berpesan untuk dapat mengubah mindset masyarakat. Bahwasanya lingkungan yang bersih dan sehat akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Lomba Kampung Juara 2023 untuk Tangani Permukiman Kumuh
“Kita sadari bersama bahwa upaya penanganan permukiman kumuh tidak cukup hanya dengan peran pemerintah saja. Tetapi perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung. Harus ada kerjasama, sinergitas dan peran semua pihak untuk mewujudkan ini semua,” pungkasnya.
Menanggapi program Lomba Kampung Juara 2023, Hartono Kepala desa Tugu, Kecamatan Sayung mengatakan. Jika dirinya mengapresiasi positif apa yang di lakukan pemerintah kabupaten agar masyarakat peduli akan lingkungannya.
“Lomba Kampung Juara saya rasa sangat baik. Agar masyarakat sadar akan lingkungan yang bersih dan nyaman,” ucap Kepala desa Tugu.
Bersihnya lingkungan, lanjut Hartono, sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Dan itu tidak akan terwujud tanpa ada campur tangan dari pemerintah daerah. Yang kemudian di teruskan di tingkat paling bawah yaitu pemerintah desa.
“Dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk mewujudkan kebersihan lingkungan. Minimal memfasilitasi sarana dan prasarana. Mewujudkan kepedulian lingkungan agar tetap terjaga kelestariannya,” pungkas Lurah Hartono.(*)
Editor: Elly Amaliyah





