SEMARANG, beritajateng.tv – Meski Timnas voli putra U21 Indonesia gagal melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putra U-21 2025, harapan belum luntur. Klasifikasi posisi 17-24 memberi pintu kedua yang penuh potensi dan semangat.
Tim voli putra U21 Indonesia masih punya asa dan kesempatan untuk mengukir prestasi internasional.
Perjalanan di Pool D
Di babak penyisihan Grup D, tim voli putra U21 Indonesia menghadapi tim-tim kuat seperti Italia, Argentina, Ukraina, Prancis, dan Tunisia. Duel melawan Argentina pada 25 Agustus 2025 berjalan dramatis.
Indonesia nyaris menguasai pertandingan, namun akhirnya kalah tipis 2-3. Menjelang pertandingan melawan Prancis keesokan harinya, peluang lolos kian menipis, dan kekalahan 0-3 pada 26 Agustus memastikan Indonesia berada di posisi kelima grup.
BACA JUGA: Jagat Voli Putra U21, Siapa Saja yang Lolos ke 16 Besar FIVB 2025? Bagaimana Nasib Indonesia?
Berjuang di Babak 17-24
Hari ini, Timnas voli putra U21 Indonesia harus menghadapi Puerto Rico dalam klasifikasi 17-24. Ini menjadi kesempatan nyata untuk memperbaiki catatan dan meraih kemenangan kedua di turnamen.
Tim yang menempati peringkat kelima dan keenam di grup tidak melaju ke 16 besar, tetapi masuk klasifikasi untuk posisi 17-24.
Jika Indonesia sukses mengalahkan Puerto Rico, langkah selanjutnya adalah melangkah ke klasifikasi posisi 17-20, dan berhadapan dengan Brasil atau Maroko. Kesempatan penting untuk menaikkan ranking dunia dan memperkuat mental tim.
Daya saing Indonesia juga nampak dari statistik individual. Dawuda Alaihimassalam berada di puncak perolehan poin tim dengan 14 poin (13 serangan, 1 blok).
Darda dengan 13 poin (7 attack, 5 block, 1 service ace). Secara keseluruhan, tim membukukan 36 poin attack, 7 block, 2 service ace, dan 20 poin dari kesalahan lawan.
Sebaliknya, apabila tim voli putra U21 Indonesia kalah dari Puerto Rico berarti klasifikasi akan turun ke posisi 21-24. Ini tentu bukan hasil yang diharapkan, namun tetap penting sebagai titik evaluasi tim. Kekompakan, kekuatan mental, dan strategi harus segera diperbaiki sebelum menghadapi lawan berikutnya di klasifikasi bawah.
Menanam Semangat Baru untuk Tim Voli Putra U21 Indonesia
Perjalanan klasifikasi ini merajut pengalaman dan mental juang bagi generasi baru. Statistik di atas bisa menjadi bahan ampuh untuk pelatih Anwar Sadat dan tim mendesain strategi lebih tajam dan adaptif. Semangat pantang menyerah, cepat bangkit setelah kalah, dan fokus pada titik kekuatan tim jadi kunci.
Hari ini menjadi momen kunci. Satu kemenangan bisa mengubah arah perjalanan Indonesia di turnamen ini.
Penggemar voli tanah air tentu berharap tim muda ini tampil all out dengan semangat juang sebagai pendorong utama. Dukungan keluarga, pelatih, dan rekan sesama atlet jadi bahan bakar motivasi. (*)





