Nasional

Pembangunan Gerbang Exit Tol di Ngaliyan Bakal Terealisasi

×

Pembangunan Gerbang Exit Tol di Ngaliyan Bakal Terealisasi

Sebarkan artikel ini
Exit Tol Ngaliyan
Kondisi Gedung SMP N16 Semarang yang akan menjadi lokasi pembangunan gerbang exit tol Semarang-Batang di Ngaliyan. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pembangunan gerbang exit tol Semarang – Batang di Ngaliyan akan segera terealisasikan. Pembebasan lahan akan mulai pada tahun 2024 mendatang.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan direktur utama PT Jasa Marga Tol Semarang Batang. Pertemuan itu untuk membahas rencana pembangunan gerbang exit tol di Ngaliyan Semarang.

Rencana pembangunan gerbang Exit tol di Ngaliyan memang saat itu masih menggunakan layout atau desain lama.

Titik gerbang tol semula hanya di lahan SMP Negerei 16 Semarang kini ada penambahan lebih luas di wilayah sisi kiri.

Kini, PT Jasa Marga telah membuat desain baru yang lebih panjang. Hal itu mengingat arus lalu lintas di Ngaliyan kini lebih padat sehingga membutuhkan exit tol yang lebih panjang. Sehingga, pembangunan sedikit mengalami penundaan.

“Mungkin agak mundur karena pembebasan lahan membutuhkan lebih luas yang awalnya 4000an meter persegi. Kini berubah jadi 6 hektare,” sebut Ita, sapaannya, Kamis 24 Agustus 2023.

Dengan bertambahnya luasan gerbang tol Ngaliyan, sambung dia, anggaran pembebasan lahan tentu lebih banyak.

Namun, ia mengakui, desain gerbang tol yang baru memang semakin bagus karena akan ada gerbang masuk dan gerbang keluar tol Semarang – Batang di Ngaliyan.

“Ini rencana baru pembebasan lahan anggaran di awal 2024. Sehingga, agak mundur sedikit tapi lebih nyaman untuk exitnya,” ungkapnya.

Pembangunan Gerbang Exit Tol di Ngaliyan

Ia berharap, pembangunan gerbang tol Ngaliyan ini di kerjakan sesuai jadwal. Pihaknya terus mengawal pembangunan gerbang tol ini. Saat ini, penentuan lokasi (penlok) sudah pihaknya lakukan.

Awal Sepetember, pihaknya berencana untuk berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah mengingat penentuan penlok adalah pemerintah provinsi. Kemudian, berlanjut dengan pembebasan lahan.

“Sepertinya ada juga sebagian lahannya pemkot. Kami tidak masalah,” ujarnya.

Ita menyatakan, Pemerintah Kota Semarang siap mendukung pembangunan gerbang tol Ngaliyan untuk lebih mempermudah lalu lintas dan mengurangi kecelakaan. Terlebih, banyak truk-truk tronton di jalur terebut berasal dari kawasan industri.