Berdasarkan keterangan Yusmanto, progres pengerjaannya saat ini perkiraannya mencapai 40–50 persen.
Tanggul lokal itu menggunakan susunan tiga hingga empat lapis buis beton besar. Di bagian belakangnya, harapannya terjadi sedimentasi yang membantu pembentukan daratan.
Yusmanto mengatakan, pembangunan tanggul tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk melindungi kawasan pesisir.
Termasuk jalan penghubung Demak menuju Jepara, kampung, serta tanah milik masyarakat yang terancam abrasi.
“Kalau Giant Sea Wall nanti pemerintah pusat, kalau tanggul laut ini mengamankan daerah atau jalan yang ada di Demak arah Jepara,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





