Ia berharap 24 kelas yang sudah terbangun itu bisa segera dimanfaatkan dengan ditempati sebagian siswa, tetapi perlu pengkajian matang karena beberapa fasilitas pendukungnya belum ada.
“Harapannya, tahun ini bisa. Apakah pindah sebagian (siswa) atau harus menunggu periode berikutnya. Makanya, kami akan lakukan RDP (rapat dengar pendapat),” katanya.
Proyek pembangunan Tol Semarang-Batang berdampak terhadap sejumlah lahan di Kota Semarang. Termasuk SMPN 16 Semarang yang rencananya akan jadi akses keluar masuk jalur tol. (*)
Editor: Elly Amaliyah





