Pembuang Jenazah Wanita di Bawah Tol Semarang-Bawen Adalah Pacar Korban

Pelaku Pembuang Jenazah Wanita di Bawah Tol Semarang-Bawen.

Semarang, 18/3 (BeritaJateng.tv) – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng berhasil menangkap tersangka pembuang mayat wanita di area perkebunan bawah Jembatan Tol Semarang-Bawen KM 426. Diketahui tersangka merupakan seseorang yang masih dekat dengan korban.

“Pelaku bernama Donny Christiawan Eko Wahyudi (31) warga dusun Sumber Girang, Lasem, Kabupaten Rembang,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro saat jumpa pers, di Markas Polda Jateng, Jumat (18/3/2022).

Adapun korbannya yakni seorang wanita bernama Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (32) warga asal Kabupaten Sleman DIY. Pelaku dan korban memiliki hubungan pacaran.

“Pelaku pacaran dengan korban bahkan sudah melamar. Keduanya merupakan tenaga kesehatan sebagai vaksinator covid-19,” jelasnya.

Sebelum membunuh korban, kata dia, pelaku terlebih dahulu membunuh anak korban yang masih berusia 5 tahun. Adapun tersangka membunuh korban karena dua alasan.

“Pertama pelaku cemburu karena korban melambaikan tangan ke pria lain lalu pelaku menanyakan identitas pria tersebut. Kedua, tersangka ketakutan lantaran korban terus menanyakan keberadaan anaknya,” terangnya.

Tersangka, lanjutnya, menghabisi nyawa korban setelah berduaan dengan korban di sebuah Kamar hotel di Semarang. Setelah korban meninggal, pelaku membuang jenazah korban di bawah jalan tol.

“Pelaku membuang jenazah korban pada malam hari saat situasi sepi. Sebelum membuang, pelaku sudah mencari informasi di google tentang situasi tol yang sepi dan ternyata KM 426 jauh dari permukiman. Korban membuang jenazah dari atas jalan tol,” katanya.

Pelaku kata dia, ditangkap tim Jatanras di depan Markas Polda Jateng. Pelaku berniat ke Polda Jateng untuk melapor soal kehilangan korban.

“Pelaku berpura pura melapor ke Polda Jateng yang merasa kehilangan seseorang,” tandasnya. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.