Ekbis

Pemkab Batang dan Nestle Bangun Kompetensi Talenta Lokal Luncurkan Program Gemilang

×

Pemkab Batang dan Nestle Bangun Kompetensi Talenta Lokal Luncurkan Program Gemilang

Sebarkan artikel ini
Kompetensi Talenta Lokal
Peresmian program GEMILANG ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Nestlé Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Batang, diwakili oleh Presiden Direktur Nestlé Indonesia Samer Chedid dan Pj. Bupati Kabupaten Batang Lani Dwi Rejeki wujudkan kompetensi talenta lokal di Pabrik Nestlé Bandaraya Batang , Rabu 30 Agustus 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

BATANG, beritajateng.tv – Pemkab Batang dan Nestlé Indonesia berkolaborasi membangun kompetensi talenta lokal dengan meluncurkan program GEMILANG.

Program GEMILANG ini merupakan singkatan dari Generasi Muda Industri Cemerlang yakni program pelatihan kerja kerja sama antara Nestlé dan Pemkab Batang.

Peluncuran program kompetensi talenta lokal ini berlangsung di Pabrik Nestlé Bandaraya Jawa Tengah, Rabu 30 Agustus 2023.

Nestlé telah menyeleksi ratusan anak muda lulusan SMA/SMK hingga pada akhirnya di peroleh 17 anak muda yang lolos dalam GEMILANG tersebut.

Direktur HR Nestlé Indonesia, Fahrul Irvanto mengatakan program Gemilang ini merupakan pilot project Nestlé Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan talenta anak muda lokal. Khususnya di Kabupaten Batang guna meningkatkan daya saing mereka di bidang industri.

“Di Nestlé, kami percaya bahwa kaum muda adalah jantung dari regenerasi dan masa depan kita. Dan kami bertujuan untuk membantu membangun keterampilan yang mereka butuhkan untuk sukses dalam hidup,” kata Fahrul usai peresmian program Gemilang di Pabrik Nestlé Indonesia di Bandaraya, Batang.

Dalam program ini Nestlé Indonesia berkolaborasi dengan Pemkab Batang yang dalam hal ini bersama Dinas Ketenagakerjaan Pemkab Batang.

Fahrul mengatakan program pelatihan kerja ini memang baru pertama kali berlangsung. Dan memilih Kabupaten Batang sebagai kota pertama karena seiring dengan komitmen Nestlé untuk mengembangkan potensi masyarakat di area pabrik barunya.

Fahrul menyebut ada 462 orang yang berminat dan mengikuti seleksi untuk ikut dalam program Gemilang ini. Namun memang baru 17 peserta seleksi yang dinyatakan lolos dan bisa mengikuti pelatihan. “Ini baru pertama dan kami harap bisa berkelanjutan,” tuturnya.

Program pelatihan ini berlangsung selama 9 bulan. Dalam pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan teori saja, namun juga praktek di lapangan dengan para ahlinya. Usai pelatihan nanti, peserta akan mendapat sertifikat berskala nasional yang bisa digunakan sebagai referensi dalam melamar kerja.

“Nanti mereka mendapat sertifikat. Kalau mau mendaftar ditempat kami maka akan kami prioritaskan,” ungkapnya.

Bangun Kompetensi Talenta Lokal