Menyapa Nusantara

Targetkan Emisi Nol Karbon pada 2060, Pemerintah Pertimbangkan Hidrogen dalam Transisi Energi Bersih

×

Targetkan Emisi Nol Karbon pada 2060, Pemerintah Pertimbangkan Hidrogen dalam Transisi Energi Bersih

Sebarkan artikel ini
energi hidrogen
Seorang nelayan sedang memperbaiki jaring di Pantai Kedonganan, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 29 Agustus 2023. (ant)

BALI, beritajateng.tv – Dengan duduk di atas pasir dan beratap terpal warna hitam, Ahmad sibuk memperbaiki jaring ikan, meskipun saat itu ia sedang libur melaut. Kedua tangannya cekatan memotong benang menggunakan pisau cutter sekaligus menyambung rajutan jaring yang robek.

Terkadang, ia harus berdiri dan menggunakan salah satu kakinya untuk mengencangkan jaring sepanjang sekitar 50 meter itu agar tak makin kusut. Sesekali nelayan berusia 48 tahun itu mengusap keringat di wajah menggunakan pakaiannya.

Maklum, cuaca di pesisir Pantai Kedonganan, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, saat pagi menjelang siang itu cukup panas. Menjadi nelayan adalah profesi utama pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut sejak masih muda hingga saat ini sudah memiliki dua anak.

Berkat menjadi nelayan pula, ia bisa menyekolahkan anaknya yang paling besar hingga tamat di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di kampung halamannya.

Meski begitu, sejak beberapa tahun terakhir, hasil tangkapannya tak menentu. Kadang beroleh 15 kilogram ikan, kadang kurang dari 100 kilogram dan bahkan beberapa ekor ikan atau tidak mendapatkan hasil, sehingga ia pun merugi.

BACA JUGA: Serukan Transisi Energi Terbarukan, ESDM Jateng: Desa Mandiri Energi Lepaskan Ketergantungan pada Energi Fosil

Nelayan keluarkan ratusan ribu untuk pergi melaut

Padahal, biaya yang ia keluarkan untuk mencari ikan rata-rata dalam satu kali melaut mencapai sekitar Rp400 ribu, sekitar Rp200 ribu di antaranya terserap untuk membeli bahan bakar minyak (BBM).

Ia melaut menggunakan bensin, dengan harga Rp10 ribu per liter. Rata-rata sekali melaut hingga kembali menepi selama satu malam, ia menghabiskan sekitar 20 liter BBM.

Dengan menggunakan jukung atau perahu kayu khas Bali bernama “Rajawali 1”, ia melaut di sekitar perairan Uluwatu, Kabupaten Badung, dengan tangkapan biasanya ikan tongkol dan lemuru.