Scroll Untuk Baca Artikel
HeadlineJatengNews Update

Pemkot Semarang Berencana Hilangkan Semua (Zero) Pegawai Non ASN

×

Pemkot Semarang Berencana Hilangkan Semua (Zero) Pegawai Non ASN

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, 17/1 (BeritaJateng.tv) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana untuk menghilangkan (zero) pegawai kontrak atau pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya pada 2023. Langkah kebijakan tersebut telah sesuai berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.49 tahun 2018 mengenai Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Abdul Haris, mengungkapkan pengurangan pegawai kontrak atau non ASN tersebut akan dilakukan sedikit demi sedikit.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Disesuaikan dengan perekrutan pegawai ASN baru, baik melalui proses rekrutmen CPNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Proses pengkajian terkait beban kerja dan kebutuhan pegawai ASN tersebut, tambah dia, akan dianalisis oleh Bagian Organisasi Setda Kota Semarang.

”Misalnya, Bagian Hukum Setda Kota Semarang akan merekrut 12 ASN maka pegawai non ASN yang keluar harus berjumlah sama. Penggantian tersebut untuk menyeimbangkan antara jumlah pegawai yang masuk dan keluar,” ujar dia, Senin (17/1).

Berdasarkan beban anggaran, kebijakan pemerintah dan aturan yang ada, lanjut Haris, semua hal tersebut memungkinkan untuk bisa dilaksanakan. Dia menyebut, rencana pengurangan pegawai kontrak ini telah berlaku sejak 2018 dan pada 2023 harus tidak ada lagi pegawai non ASN. Khusus perekrutan P3K, diberlakukan untuk pegawai di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

”Evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan. Contohnya dalam memperhatikan kebutuhan maupun fasilitas prasarana dan sarana bagi pegawai ASN. Hingga sekarang, memang masih belum terjadi keseimbangan antara jumlah rekrutmen ASN baru dengan pegawai kontrak,” papar dia.

Tinggalkan Balasan