Hingga Senin siang, genangan di sejumlah titik dilaporkan mulai surut. Tim gabungan masih melakukan pembersihan pascabanjir dan pemantauan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
Pemkot Semarang juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah, BNPB, serta BMKG untuk memantau perkembangan cuaca. Pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan kelurahan siaga bencana, relawan, dan unsur masyarakat setempat. Pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.
“Kalau ada tanda-tanda darurat, segera hubungi petugas agar bisa ditangani cepat. Keselamatan warga adalah prioritas,” tegas Riyanto.
Banjir di Tembalang ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat curah hujan tinggi, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.
Pemkot Semarang memastikan seluruh jajaran tetap siaga untuk melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana. (*)
Editor: Elly Amalia





