Paramedik Veteriner Dinas Pertanian Kota Semarang, Yuniargo Heru prabowo mengatakan tim dari dinas masih turun ke lapangan. Hal ini untuk memastikan jumlah pendatang yang berjualan di Kota Semarang. Dari hasil sementara juga tidak ada hewan sakit atau tidak memenuhi syarat hewan kurban.
“Cek, hewan sehat. Secara umur, cek fisik, sudah poel,” ujar Heru.
Terkait izin kepada pemangku wilayah setempat memang sempat ada temuan, termasuk salah satu pedagang di Jolotundo. Namun dokumen mereka sudah lengkap, sehingga kami arahkan untuk izin ke kelurahan.
“Ini (pedagang) dari Pati kita cek benar (ada SKKH) kemudian harus ada izin dari kelurahan, tadi belum ada. Kita arahkan,” jelasnya. (*)





