KH. Anasom juga menyoroti keberadaan NU Center di Kota Semarang, yang baru saja merayakan satu tahun peresmiannya. NU Center kini memiliki Pondok Pesantren Kyai Soleh Darat dan satu-satunya Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di Kota Semarang. “MAK ini fokus pada bidang IT dan multimedia, yang diharapkan dapat melahirkan santri yang menguasai teknologi masa depan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa santri tidak hanya perlu mahir menggunakan media sosial, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan aplikasi yang bermanfaat.
Mbak Ita dan KH. Anasom sepakat bahwa dengan kemauan untuk belajar dan beradaptasi, santri akan memiliki masa depan yang cerah sekaligus berperan aktif dalam membangun Indonesia. “Insya Allah, mereka akan menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” pungkas Anasom. (*)
Editor: Elly Amaliyah





